Hanya 3 Bulan, 2.029 Ekor Babi di Sikka Mati Akibat ASF

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 793 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala.Dinas Pertanian Yohanes Emil Satriawan saar RDP bersama DPRD Sikka, Selasa (20/5)

Kepala.Dinas Pertanian Yohanes Emil Satriawan saar RDP bersama DPRD Sikka, Selasa (20/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Serangan demam babi Afrika di Kabupaten Sikka benar-benar menguatirkan. Hanya dalam waktu 3 bulan saja, Januari-Maret 2025, tercatat sudah 2.029 ekor babi yang mati akibat African Swine Fever (ASF).

Data ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan saat Rapat  Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Selasa (20/5).

“Ini yang dilaporkan dari penyuluh,” jelas Yohanes Emil Satriawan yang familiar disapa Jemi Sadipun.

Data yang dihimpun media ini, laporan yang masuk ke Dinas Pertanian Sikka baru berasal dari 28 desa/kelurahan yang tesebar pada 8 kecamatan. Itu pun belum semua desa memberikan laporan.

Data yang ada masih jauh dari realitas. Pasalnya, di Kabupaten Sikka terdapat 13 kelurahan dan 181 desa. Itu artinya data yang dilaporkan ke Dinas Pertanian baru mencapai 14,43 persen.

Baca Juga :  Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Menurut data yang dilaporkan Kepala Dinas Pertanian Sikka Yohanes Emil Satriawan dalam Forum RDP, populasi babi pada Januari-Maret sebanyak 4.553 ekor. Dengan mati 2.029 ekor, maka sisa babi pada rentang waktu itu sebanyak 1.809 ekor.

Berita Terkait

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian
Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028
Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit
Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere
Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028
Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:27 WITA

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:26 WITA

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WITA

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Berita Terbaru

Kadispora NTT Alfonsus Theodorus dan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik pose bersama pada pembukaan Piala Pertiwi dan Piala Suratin Tahun 2026 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu (25/7)

Daerah

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:08 WITA

Persami Maumere menang pada laga perdana Piala Suratin, Sabtu (25/7)

Daerah

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:57 WITA