Anggaran Belum Tersedia, Janji Beasiswa Bakal Mubasir

0
172
Anggaran Belum Tersedia, Janji Beasiswa Bakal Mubasir
Sejumlah calon mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa di Kabupaten Sikka, Senin (10/6)
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong menjanjikan beasiswa bagi 575 mahasiswa asal Kabupaten Sikka pada berbagai perguruan tinggi. Namun anggaran untuk program ini belum tersedia pada APBD 2019. Ada keraguan janji beasiswa ini bakal mubasir atau tidak terlaksanakan pada tahun ini.
Kepala Bagian Kesra Setda Sikka Dominikus Mena da Silva kepada media ini pekan lalu mengaku belum ada alokasi anggaran untuk beasiswa bagi mahasiswa. Pemerinah akan memperjuangkan melalui Perubahan APBD TA 2019. Pembahasan Perubahan APBD 2019 baru akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Untuk menghadapi pembahasan Perubahan APBD 2019, Bagian Kesra sudah menyiapkan langkah-langkah strategis. Institusi ini telah menggodok Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Sikka tentang Biaya Pendidikan dan Beasiswa bagi Mahasiswa. Ranperbup ini sedang diproses untuk mendapatkan penetapan menjadi Perbup Sikka.
Dia berharap Perbup Sikka yang mengakomodir biaya pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa sudah bisa ditetapkan sebelum pembahasan Perubahan APBD 2019. Dengan demikian pemerintah punya argumentasi dan dasar huum yang kuat untuk memperjuangkan ketersediaan dana agar program beasiswa dapat terealisir.

Berita Terkait:


Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa juga menyampaikan hal yang sama. Dia mengatakan pemerintah belum pernah mengajukan program beasiswa kepada DPRD Sikka. Karena itu, katanya, program ini belum pernah dibahas, sehingga tidak tersedia anggarannya.
“Pada APBD 2019 ada angaran pendidikan untuk Bagian Kesra, yang namanya hibah dan bantuan sosial untuk mahasiswa semester akhir. Sementara beasiswa belum ada anggaran,” jelas Gorgonius Nago Bapa.
Terkait rencana pemerintah mengusulkan anggaran beasiswa pada Perubahan APBD 2019, Ketua Partai Golkar itu mempersilakannya. Dia menjelaskan pada perubahan anggaran, DPRD Sikka terlebih dahulu akan melihat apakah sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) cukup atau tidak untuk membiayai progam ini.
“Dalam perubahan nanti, kita akan lihat, kalau ada Silpa, diupayakan dulu untuk membiayai defisit anggaran yang ada di dalam APBD Induk. Kalau ada Silpa yang lebih baru dialokasikan untuk program-program yang baru,” urai dia.
Hingga sekarang belum diketahui berapa besar anggara yang akan disiapkan pemerintah untuk menampung janji beasiswa kepada 575 mahasiswa. Bagian Kesra sedang mempersiapkan hal-hal teknis terkait program ini, termasuk menghitung besarnya anggaran.
Janji beasiswa kepada 575 mahasiswa, secara rinci adalah Unipa Maumere 200 orang, STT Christo Re 100 orang, IKIP Muhammadiyah 100 orang, Universitas Tribuana Tunggadewi 100 orang, Politeknik Pertanian di Bogor, Magelang dan Malang 5 orang, Sekolah Tinggi Transportasi Darat 3 orang, STIA GIA Makasar 60 orang, Undana Kupang 2 orang, dan LKP Prisma Profesional Surabaya 5 orang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini