Catatan Kritis Buat Wakil Rakyat Sikka Hasil Pemilu 2024

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 10 Maret 2024 - 09:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,006 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung, kuasa hukum CV Bengkunis Jaya

Marianus Gaharpung, kuasa hukum CV Bengkunis Jaya

Hal ini karena demokrasi yang dipraktikkan sejak proses, penyelenggaraan dan pasca Pemilu, diduga ada pelanggaran etik dan hukum. Sehingga diyakini Pemilu kali ini paling buruk pasca reformasi demokrasi karena tidak diikuti  penegakan hukum yang kuat.

Kedaulatan rakyat berkembang tidak sejalan dengan kedaulatan hukum. Hukum bisa dikangkangi oknum pejabat termasuk calon legislatif demi melindungi diri, bukan kemaslahatan warga. Justeru yang dipraktikkan adalah demokrasi prosedural yang hanya dilaksanakan sebagai rutinitas belaka.

Marwah Pemilu berubah. Bukan lagi semakin meningkatkan kualitas demokrasi, tetapi justeru semakin meluluhlantahkan makna demokrasi. Praktik Pemilu diramaikan oleh perilaku-perilaku yang mencederai nilai-nilai demokrasi. Politik uang, suap menyuap, dilakukan secara terang benderang tanpa malu dan bersalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lihat saja nanti setelah Caleg Terpilih dilantik. Bisa jadi mereka tetap akan berperilaku dengan penyakit ingkar janji, tipu muslihat, hingga korupsi. Sudah rahasia publik, semua partai politik terlibat korupsi. Tidak terbantahkan.

Demokrasi belum substansial. Pemilu, belum bahkan bisa dikatakan tidak dilakukan secara luber dan jurdil. Sehingga akan sama saja menghasilkan wakil rakyat yang tidak berkualitas dan berintegritas.

Pemilu Pebruari 2024, kuat dugaan belum bahkan tidak mampu melahirkan wakil rakyat Nian Tana yang mampu merasakan denyut nadi kesengsaraan  warga, serta membawa Pemkab Sikka mensejahterakan rakyatnya.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA