Tobat Ekologis

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 13 Maret 2024 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 804 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dominggus Koro

Dominggus Koro

ANAND Krishna rutin mengadakan siaran Instagram atau IG live di pagi hari. Nama acaranya Morning Dose of Anand Krishna. Tema yang dibahas terkait pemberdayaan diri (neo self empowerment), kesehatan holistik, hidup berkesadaran, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan yang spiritual, dan sebagainya. Dengan kata lain, Pak Anand membahas hal-hal praktis dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Judul di atas adalah tema bahasan beliau pada hari Rabu, 13 Maret 2024. Kalangan Katolik tentu sudah akrab dengan frasa tobat ekologis, yang dicetuskan Paus Fransiskus I dalam ensiklik Laudato Si.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita tahu, Laudato Si merupakan kampanye, atau tepatnya, spiritual movement and endeavour agar manusia berempati dan merasakan penderitaan Bumi yang diperlakukan secara kurang ajar oleh para penderita penyakit keserakahan.

Saya pikir, Sri Paus tidak hanya mengajak umat Katolik sejagad, tapi juga segenap warga Bumi untuk menghidupi dan melakoni spiritualitas Santo Fransiskus yang begitu mengarifi, menghormati dan mencintai Bumi beserta semua makhluk yang tengah di dalam dan di atasnya.

Anand Krishna, penulis lebih dari 200 buku dan aktivis humanis spiritual, sering mengatakan love is the only solution for all world’s problems. Cinta satu-satunya solusi atas semua permasalahan di dunia. Memang, hanya cinta kasih yang mampu menyelamatkan Bumi, rumah keluarga umat manusia dan segenap warga kehidupan.

Tobat ekologis, menurut beliau, adalah tidak mengeksploitasi bumi dengan pertambangan yang berlebihan. Dan, di dalam keluarga, kita mulai dengan hal sederhana namun penting dan mendasar, yaitu makanan. Makan apa yang bisa tumbuh di negeri sendiri, di pulau tempat kita tinggal. Tidak perlu impor makanan dan sayuran serta buah-buahan dari pulau lain, apalagi dari luar negeri.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru