Tobat Ekologis

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 13 Maret 2024 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 797 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dominggus Koro

Dominggus Koro

ANAND Krishna rutin mengadakan siaran Instagram atau IG live di pagi hari. Nama acaranya Morning Dose of Anand Krishna. Tema yang dibahas terkait pemberdayaan diri (neo self empowerment), kesehatan holistik, hidup berkesadaran, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan yang spiritual, dan sebagainya. Dengan kata lain, Pak Anand membahas hal-hal praktis dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Judul di atas adalah tema bahasan beliau pada hari Rabu, 13 Maret 2024. Kalangan Katolik tentu sudah akrab dengan frasa tobat ekologis, yang dicetuskan Paus Fransiskus I dalam ensiklik Laudato Si.

Kita tahu, Laudato Si merupakan kampanye, atau tepatnya, spiritual movement and endeavour agar manusia berempati dan merasakan penderitaan Bumi yang diperlakukan secara kurang ajar oleh para penderita penyakit keserakahan.

Saya pikir, Sri Paus tidak hanya mengajak umat Katolik sejagad, tapi juga segenap warga Bumi untuk menghidupi dan melakoni spiritualitas Santo Fransiskus yang begitu mengarifi, menghormati dan mencintai Bumi beserta semua makhluk yang tengah di dalam dan di atasnya.

Anand Krishna, penulis lebih dari 200 buku dan aktivis humanis spiritual, sering mengatakan love is the only solution for all world’s problems. Cinta satu-satunya solusi atas semua permasalahan di dunia. Memang, hanya cinta kasih yang mampu menyelamatkan Bumi, rumah keluarga umat manusia dan segenap warga kehidupan.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Tobat ekologis, menurut beliau, adalah tidak mengeksploitasi bumi dengan pertambangan yang berlebihan. Dan, di dalam keluarga, kita mulai dengan hal sederhana namun penting dan mendasar, yaitu makanan. Makan apa yang bisa tumbuh di negeri sendiri, di pulau tempat kita tinggal. Tidak perlu impor makanan dan sayuran serta buah-buahan dari pulau lain, apalagi dari luar negeri.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA