Stop Pin Emas, Rakyat Butuh “Beras”

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 Maret 2024 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 471 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung

PENGADAAN Pin Emas ternyata masih menjadi debatabel yang seru. Menariknya karena sekarang debatabel tentang barang ini sudah masuk kembali ke Gedung Kulababong.

Baik juga Pin Emas terus menjadi perdebatan antara para wakil rakyat, sehingga pada akhirnya mereka bisa mengambil keputusan yang tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Betul bahwa sudah ada keputusan, sebagaimana pernyataan Ketua Fraksi PAN Philipus Fransiskus. Betul bahwa pembahasan Pin Emas sudah melalui mekanisme dan tata cara persidangan di DPRD Sikka.

Menjadi menarik ketika Pin Emas yang sudah diputuskan, bahkan tertuang dalam dokumen APBD 2024, toh masih diperdebatkan. Dan hebatnya, yang memulai perdebatan adalah Wakil Ketua DPRD Sikka Yosep Karmianto Eri yang justeru pemegang palu sidang saat pembahasan Pin Emas.

Alur ini menggambarkan bahwa sesungguhnya pengadaan Pin Emas senilai Rp 525 juta bukanlah harga mati. Pengadaan Pin Emas masih bisa diutak-atik. Atau dengan kata lain boleh dibatalkan, sebagaimana usulan Yosep Karmianto Eri. Sangatlah tidak wajar, jika karena perubahan pikiran politis ini, lalu Yosep Karmianto Eri kemudian dicap sebagai Pilatus.

APBD 2024 memang sudah ditetapkan. Tapi itu bukan berarti menjadi tabu untuk merevisi APBD 2024. Pemkab Sikka dan DPRD Sikka setiap tahun berulang kali melakukan revisi APBD. Bukan tidak mungkin, tahun ini APBD 2024 juga direvisi. Apalagi hampir pasti harus ada rasionalisasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 90 miliar. Nah, kalau terjadi revisi karena tuntutan ketersediaan anggaran, apa wajar disebut Pilatus?

Berita Terkait

Wolbachia, Sejenis Nyamuk, Tapi Mengurangi DBD
Nasdem Sikka Terbelah
Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka
Menuju Sikka Berkemajuan
Paskah: Momentum Kebangkitan Melawan DBD dan Rabies
Pikiran, Air dan Cinta
Tobat Ekologis
Catatan Kritis Buat Wakil Rakyat Sikka Hasil Pemilu 2024
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:54 WITA

Daftar Survei Kedua Partai Golkar Sikka Ditutup Malam Ini, Baru Paket Stela yang Pastikan Ikut

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:33 WITA

Stef Say dan Frans Laka Resmi Jadi Pasangan Bakal Calon

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:24 WITA

Bernas ke Kantor Bawaslu Sikka, Komisioner “Menghilang

Jumat, 12 Juli 2024 - 01:22 WITA

Cinta Pandangan Pertama, Anak Muda Pebisnis Ayam Potong Berani Kredit 1 Unit Rumah Obor Mas Senilai Rp 425 Juta

Kamis, 11 Juli 2024 - 22:31 WITA

7 Laptop SMP Negeri Nita 1 Digasak Maling, Pelaku Masih Anak-Anak

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:15 WITA

Hasil Verifikasi Faktual Kesatu, Flory-Ken Jeblok di 11 Kecamatan

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:04 WITA

Usai Permohonan Sengketa Ditolak, Ben Bao Duga Majelis dan KPU Sikka Main Mata

Kamis, 11 Juli 2024 - 00:00 WITA

Flory-Ken Terancam Tidak Ikut Pilkada Sikka, Kurang 1.633 Syarat Dukungan

Berita Terbaru

Pasangan bakal calon Fransiskus Stephanus Say dan Fransiskus Laka

Daerah

Stef Say dan Frans Laka Resmi Jadi Pasangan Bakal Calon

Jumat, 12 Jul 2024 - 14:33 WITA

Bakal Calon Wakil Bupati Sikka Albertus Ben Bao gagal bertemu Komisioner Bawaslu, Kamis (11/7)

Daerah

Bernas ke Kantor Bawaslu Sikka, Komisioner “Menghilang

Jumat, 12 Jul 2024 - 09:24 WITA