Menurut laki-laki ini, 19 warga Lembata tersebut terdiri dari 11 orang Ile Ape dan 8 orang Kedang. Mereka hendak berangkat ke Tarakan Propinsi Kalimantan Utara.
“Belum tahu kerja apa,” ujar dia.
Dia menjelaskan mestinya Senin (20/5) hari ini mereka berangkat menggunakan pesawat melalui Bandara Frans Seda Maumere. Namun rencana itu gagal, karena terlebih dahulu diamankan polisi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harusnya hari ini, tapi tunda,” jawab dia santai.
Sementara ini Reskrim Polres Sikka sedang intensif melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan lebih lanjut dari 19 warga Lembata tersebut.
Informasi yang dihimpun media ini, 19 warga Lembata diamankan di rumah Stefanus Egi di Kahat RT/RW 005/003 Desa Kokowahor Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












