Selain itu, ada beberapa pembicara dari perguruan tinggi lain seperti Prof Dr Michael S. Northcott dari University of
Edinburgh, Dr Mery Kolimon dari Universitas Arta Wacana Christian (UKAW) Kupang, Petrus Tan, M.Th, Lic dari Unika Widya Mandira Kupang, Jeniffer Fresy Porielly Wowor, MA dari
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Benediktus Denar, M.Th dari Sekolah Tinggi Pastoral Santo Sirilus Ruteng dan Isakh Bendris Oematan dari Gereja Protestan Evangelis di Timor.
Kemudian pada Sabtu (28/9), akan ada diskusi bersama dua pembicara utama, yakni Joel
Hodge dengan topik Doing Public Theology Today: The Victim in Modernity and the Return of
the Sacred, dan Eko Armada Riyanto dengan topik Praxis in Public Theology and Revisit of the Meaning of Theology.
Setelah diskusi, akan dilanjutkan dengan misa penutupan dan
pertunjukan budaya. Pertunjukan budaya dibawakan oleh Mahasiswa IFTK Ledalero.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah kegiatan diskusi bersama para narasumber utama, akan ada kesempatan bagi para wartawan untuk bertanya kepada para narasumber seputar topik teologi publik yang dikaitkan
dengan situasi Indonesia saat ini. Pater Puplius mengharapkan kehadiran para
wartawan dalam konferensi pers.
Selain para dosen dan mahasiswa dari IFTK Ledalero, konferensi internasional ini akan dihadiri peserta dari beberapa perguruan tinggi yang ada di NTT. Beberapa peserta sudah mengonfirmasi kehadiran. Panitia Pelaksana pun sudah mempersiapkan diri untuk menyambut para peserta dan memperlancar kegiatan konferensi internasional ini.
Sementara itu, Rektor IFTK Ledalero Pater Dr Otto Gusti Madung, SVD mengatakan
Konferensi Internasional Teologi merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan IFTK Ledalero untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












