“Saya merasa diyakinkan untuk bisa meninggalkan kenyamanan dan jabatan saya sebagai Anggota DPR RI. Ini tentu bukan hal yang mudah bagi saya. Saya butuh petunjuk Tuhan sebelum bertindak mengambil keputusan,” ujar dia.
Apalagi sebelum berangkat menuju Lourdes, pada tanggal 24 Mei 2024, Ansy Lema dan istri berkesempatan bertemu dan berbincang dengan Pater Paulus Budi Kleden yang waktu itu menjabat sebagai Superior General SVD.
Tanpa diketahui sebelumnya, keesokan harinya yakni tanggal 25 Mei 2024, Pater Paulus Budi Kleden ternyata diumumkan oleh Vatikan sebagai Uskup Agung Ende.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada waktu itu, Alumni Pascasarjana UI ini menyampaikan bahwa dia dan istrinya menginap di Generalat, rumah pusat SVD dunia di Roma selama beberapa hari sebelum berangkat menuju Lourdes. Ansy Lema dan istrinya adalah dua orang awam pertama yang beraudiensi dengan Pater Paulus Budi Kleden sebagai Uskup Agung Ende pada 25 Mei 2024.
“Melalui Pater Paulus Budi Kleden saya belajar tentang jalan Tuhan. Pater Budi Kleden yang sudah sekian lama hidup di Roma, dengan kenyamanan hidup di luar negeri dan jabatan sebagai Superior General atau Presiden SVD dunia, harus pindah ke Ende, tinggal di Ndona. Saya pun harus bisa demikian. Jika keinginan Tuhan adalah saya kembali ke NTT untuk bisa membantu masyarakat, saya siap,” ungkap Ansy Lema mantap.
Bagi Ansy Lema, perjalanan politik yang dia jalani sekarang adalah perjalanan iman. Sebagai anak Tuhan, dia menyadari betul setiap manusia harus siap dengan karya pelayanan dan perutusan.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












