“Adik-adik remaja harus tahu apa yang dianggap sebagai perilaku yang benar dan salah,” pesan Wadanyon B Pelopor.
Dia juga mengingatkan bahwa keluarga peserta didik memiliki peran besar dalam sosialisasi kenakalan remaja. Orang tua harus membuka komunikasi dengan anak-anak, mendengarkan perasaan mereka, dan memberikan panduan tentang perilaku yang diharapkan.
Begitu juga dengan sekolah dan lembaga pendidikan diingatkan mengambil bagian dalam sosialisas seperti ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah dan lembaga pendidikan harus memberikan pembelajaran tentang nilai-nilai, etika, dan tanggung jawab sosial kepada siswa.
Wadanyon B Pelopor mengungkapkan teman sebaya dapat memengaruhi perilaku remaja. Karena itu, kata dia, perlu adanya kesadaran dan dampak memilih teman yang positif dan menghindari kelompok yang terlibat dalam perilaku kenakalan. Selain itu, tambah dia, lingkungan masyarakat juga mesti berperan dalam sosialisasi kenakalan remaja.
AKP Agustinus Silvester menyebut program-program pencegahan kenakalan remaja dan sumber daya harus tersedia dan diakses oleh remaja dan keluarga mereka.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












