Mencari Pelayan di Panggung Pilkada

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 891 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Di mimbar misa perdana itu, sang pengkotbah menyemangati Imam baru dan umat yang hadir untuk menjadi pelayan yang berkarya mengikuti jejak Sang Kristus Yesus. Sambil menyimak kotbahnya, saya berimajinasi tentang model kepemimpinan Asta Brata dalam buku Ananda’s Neo Self Leadership yang ditulis Anand Krishna.

Tulis Anand, “Untuk menjadi pemimpin-pelayan sejati, di manapun dan di bidang apa pun, serta dalam skala apa pun, tak ada jalan lain selain memulai dari dalam diri sendiri. Dengan belajar memimpin dan menguasai serta mengendalikan diri. Jika belum mampu memimpin diri sendiri, jangan harap kita bisa menjadi pemimpin bagi orang lain.”

Baca Juga :  Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Mungkin di lain kesempatan kita akan membahas model kepemimpinan yang diuraikan Anand Krishna dalam buku tersebut di atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin yang telah memiliki pengendalian diri, semangat untuk melayani, kemampuan untuk mengoreksi diri, serta menguasai the art of leadership niscaya akan membuat masyarakat, bangsa dan negaranya menjadi lebih beradab dan sejahtera.

Kita mesti sungguh teliti memilih pemimpin-pelayan di setiap periode 5 tahun. Pasangan pemimpin yang betul-betul sudah makmur sejahtera. Mereka telah memperoleh berkah alam semesta yang disediakan Tuhan bagi manusia. Kini mereka bersyukur dan menyembah Dia dengan melayani sesama. Rakyat maju sejahtera, mereka   meraih nama baik dan kemuliaan jiwa. Mereka pemimpin sekaligus pelayan dalam arti sesungguhnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Engkau sudah jadi Imam. Engkau sudah milik Tuhan dan Gereja. Di mana pun engkau bertugas, jangan kirim kami uang, apalagi uang gereja. Jangan kirim kami barang-barang yang diambil dari gereja. Jangan pikirkan keluarga, Tuhan sudah atur dan jaga kami. Satu-satunya permintaan, kirimkan kami “nama baikmu” Ini sudah cukup bagi kami,” Romo Laurens mengakhiri kotbah dengan mengutip pesan ayahnya, saat ia merayakan misa perdana imamatnya 30 tahun silam.

Berita Terkait

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru