Gempa letusan pada periode ini masih sedikit meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal ini mengindikasikan masih adanya suplai magma yang dapat
berpotensi menjadi erupsi.
Gempa harmonik jumlahnya masih fluktuatif seperti periode sebelumnya
mengindikasikan vibrasi akibat pergerakan fluida (magma/gas/uap air) di bawah Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Pergerakan fluida ataupun pelepasan gas dari magma yang mengisi rekahan cenderung masih stabil namun masih berada pada kedalaman yang
dangkal yang bergerak ke arah permukaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia juga menjelaskan terekam adanya gempa tornillo pada tanggal 16 Maret 2025 yang mengindikasikan
adanya fluida yang mengisi rekahan pada area sesar sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki. Hal ini selaras dengan adanya sedikit kenaikan pada gempa tektonik lokal yang
meningkat dari periode sebelumnya.
Gempa low frekuensi jumlahnya sedikit meningkat dibanding periode sebelumnya. Hal ini mengindikasikan masih terdapat aktivitas aliran fluida magma dari conduit menuju permukaan.
Gempa vulkanik dangkal mulai terekam pada tanggal 20 Maret 2025. Hal ini
mengindikasikan aktivitas magma dalam kantung magma gunung api Lewotobi Laki-Laki intensitasnya meningkat dan menuju pada kedalaman yang dangkal. Gempa
vulkanik dangkal sebelumnya terakhir terekam pada tanggal 12 Pebruari 2025.


Ikuti Kami
Subscribe












