Gempa vulkanik dalam jumlahnya naik sangat signifikan pada tanggal 19-20 Maret
2025. Hal ini mengindikasikan aktivitas magma dalam kantung magma gunung api
Lewotobi Laki-Laki intensitasnya meningkat cukup cepat. Dengan peningkatan yang
cepat ini mengarah pada erupsi yang kemungkinan lebih besar dari periode
sebelumnya.
Gempa tektonik lokal dan tektonik jauh jumlahnya masih fluktuatif relatif sama
dibanding periode sebelumnya. Gempa tektonik lokal yang terekam yang mempunyai
hiposenter di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki kemungkinan mengindikasikan masih adanya suplai
dari dalam yang lokasinya masih jauh dari tubuh Gunung Lewotobi Laki-laki.
Gempa tektonik lokal dan gempa tektonik jauh di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki berpengaruh
pada aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perlu diwaspadai apabila terjadi peningkatan tiba-tiba jumlah kedua jenis gempa tektonik ini, terutama gempa tektonik lokal yang akan berpengaruh pada tinggi letusan atau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki,” tulis Muhammad Wafid.
Pada periode ini getaran banjir meningkat, seiring bertambahnya intensitas hujan di
sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki. Dia mengatakan material-material yang dikeluarkan dari hasil erupsi yang terendapkan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dapat berpotensi menjadi lahar apabila terjadi hujan lebat.
Pada 19 Maret 2025 terekam micro tremor menerus dengan amplitudo
dominan 3,7 milimeter. Hal ini mengindikasikan adanya migrasi magma menuju permukaan
yang kemungkinan berpengaruh pada tinggi erupsi pada tanggal 15 Maret 2025.


Ikuti Kami
Subscribe












