Maumere-SuaraSikka.com: Dua dokter anestesi putra daerah Kabupaten Sikka akhirnya kembali bertugas di RSUD TC Hillers Maumere. Sengkarut tentang hal ini pun selesai. Masyarakat menyambut baik hadirnya kembali Dokter Remidazon Rudolfus Riba dan Dokter Yosefina HTL Djati.
Namun rupanya urusan ini belum berakhir. Beredar perseteruan pendapat di media sosial tentang siapa sesungguhnya yang menjadi pahlawan dan memiliki andil besar hingga 2 dokter itu menyatakan sikap untuk kembali bertugas.
Terdapat kelompok yang memuji langkah Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi. Kelompok lain menilai intervensi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang meluluhkan hati 2 dokter itu. Sementara di sisi lain, terungkap upaya persuasif yang dilakukan secara senyap oleh Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi dan sejumlah anggota DPRD Sikka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi saat Rapat Kerja bersama DPRD Sikja, Selasa (15/4), menggambarkan bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengaktifkan kembali Dokter Remidazon Rudolfus Riba dan Dokter Yosefina HTL Djati.
Dia mengaku sejak Januari 2025 telah ditugaskan Bupati Sikka untuk melakukan pendekatan kepada 2 dokter tersebut. Wabup Sikka menyebut sebelum pelantikan telah menemui 2 dokter itu dan meminta untuk kembali bertugas di RSUD TC Hillers Maumere.
Menurut Wabup Sikka, ada banyak hal yang disampaikan Dokter Remidazon Rudolfus Riba dan Dokter Yosefina HTL Djati. Paling krusial, kata dia, yakni masalah keterbukaan dan transparansi.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











