

Maumere-SuaraSikka.com: Tiga ekor anjing liar diduga rabies masuk ke Kecamatan Palue Kabupaten Sikka Propinsi NTT tanpa dilengkapi dokumen karantina dan administrasi lainnya. Anjing-anjing itu dibawa dari Desa Garaumpa Kecamatan Kalaotoa Propinsi Sulawesi Selatan.
Informasi yang dihimpun media ini, 3 ekor anjing tersebut terdiri dari 1 ekor anjing betina dalam kondisi bunting, dan 2 ekor anjing jantan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga ekor anjing liar ini dibawa menggunakan jolor, perahu yang biasa dipakai nelayan untuk menangkap ikan tuna dan sejenisnya. Diperkirakan anjing-anjing itu sidah berada di Desa Ladolaka sejak Kamis (8/5).
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Moang Gobang yang dihubungi Minggu (11/5) memastikan anjing-anjing tersebut sudah dibunuh dan dikubur.
“Sudah dibunuh dan dikubur tadi sore,” jelas dia.
Upaya memusnahkan 3 ekor anjing tersebut setelah melalui koordinasi intensif antara Koordinator BPP Kecamatan Palue Kolastilas Meti, petugas Puskesmas Tuanggeo Bernardus Betabao, anggota Bhabinkantibmas Brigpol Yohanes Paulus Beny dan Briptu I Gusti Ngurah Putra Kencana, dengan pemilik anjing.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












