3 Ekor Anjing Liar dari Sulawesi Selatan Masuk Palue Tanpa Dokumen, Diduga Rabies, Langsung Dibunuh

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 23:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 721 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bhabinkantibmas Palue mengamankan anjing liar yang dibawa dari Sulawesi Selatan, Minggu (11/5)

Anggota Bhabinkantibmas Palue mengamankan anjing liar yang dibawa dari Sulawesi Selatan, Minggu (11/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Tiga ekor anjing liar diduga rabies masuk ke Kecamatan Palue Kabupaten Sikka Propinsi NTT tanpa dilengkapi dokumen karantina dan administrasi lainnya. Anjing-anjing itu dibawa dari Desa Garaumpa Kecamatan Kalaotoa Propinsi Sulawesi Selatan.

Informasi yang dihimpun media ini, 3 ekor anjing tersebut terdiri dari 1 ekor anjing betina dalam kondisi bunting, dan 2 ekor anjing jantan.

Tiga ekor anjing liar ini dibawa menggunakan jolor, perahu yang biasa dipakai nelayan untuk menangkap ikan tuna dan sejenisnya. Diperkirakan anjing-anjing itu sidah berada di Desa Ladolaka sejak Kamis (8/5).

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Moang Gobang yang dihubungi Minggu (11/5) memastikan anjing-anjing tersebut sudah dibunuh dan dikubur.

Baca Juga :  Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

“Sudah dibunuh dan dikubur tadi sore,” jelas dia.

Upaya memusnahkan 3 ekor anjing tersebut setelah melalui koordinasi intensif antara Koordinator BPP Kecamatan Palue Kolastilas Meti, petugas Puskesmas Tuanggeo Bernardus Betabao, anggota Bhabinkantibmas Brigpol Yohanes Paulus Beny dan Briptu I Gusti Ngurah Putra Kencana, dengan pemilik anjing.

Berita Terkait

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian
Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028
Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit
Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere
Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028
Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:27 WITA

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:26 WITA

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WITA

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Berita Terbaru

Kadispora NTT Alfonsus Theodorus dan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik pose bersama pada pembukaan Piala Pertiwi dan Piala Suratin Tahun 2026 di Gelora Samador da Cunha Maumere, Sabtu (25/7)

Daerah

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:08 WITA

Persami Maumere menang pada laga perdana Piala Suratin, Sabtu (25/7)

Daerah

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:57 WITA