Minyak tanah langka, harga meroket, dan distribusi yang tidak berkeaadilan, kini menjadi masalah serius. Yohanes De Peskim dari Fraksi Garda Soliditas menyesalkan lemahnya pemerintah di depan agen.
Begitu juga Ketua Fraksi PDIP Darius Evensius menilai pemerintah tidak berdaya. Selain karena tidak melakukan pengawasan yang baik, dia juga mempertanyakan peran pemerintah dalam menentukan pangkalan.
“Pemerintah di mana? Ko pangkalan ditentukan sendiri oleh agen?” tanya dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kondisi yang masih semrawut ini, Darius Evensius mendesak pemerintah melakukan evaluasi total terhadap agen, sekaligus menata kembali pangkalan yang ada. Ketimpangan pangkalan, kata dia, menjadi salah satu persoalan minyak tanah langka dan harga yang melambung.
DPRD Sikka ketika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bagian Ekonomi Setda Sikka dan PT Pertamina (Persero) Maumere, memberikan srjumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah setempat.
Antara lain, DPRD Sikka merekomendasikan pemerintah daerah harus mengevaluasi total keberadaan agen dan pangkalan, serta memastikan distribusi minyak tanah secara berkeadilan. DPRD Sikka juga meminta pemerintah harus memperbanyak pangkalan minyak tanah hingga ke desa-desa sesuai analisis kebutuhan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












