Dia juga meminta semua yang terlibat dalam Kontingen Persami Maumere agar menjaga kekompakan dan soliditas. Hal yang paling penting dari pesan Wabup Sikka yakni menjaga nama baik Kabupaten Sikka.
“Jaga nama baik Kabupaten Sikka, jangan perang fisik tapi perang strategi,” ingat mantan anggota DPRD Sikka 2 periode itu.

Pada bagian lain Ketua PSSI Sikka Yosef Nong Soni menyampaikan terima kasih banyak atas dukungan pemerintah daerah kepada PSSI Sikka dan Persami Maumere. Dukungan moral tersebut, kata dia, menjadi bekal bagi Persami Maumere untuk menjaga asa di Liga 4 ETMC XXXIV Ende.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seremoni pelepasan berlangsung sederhana. Wabup Sikka menyerahkan bendera Persami Maumere kepada Laurentius Gregorius selaku Manajer Persami Maumere, kemudian diikuti pemasangan ban kapten pada lengan Diego Antonio Vincentius de Paolo oleh Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera.
Usai seremoni pelepasan, Kontingen Persami Maumere langsung berangkat ke Ende dengan menggunakan 2 bus milik pemerintah daerah yang di-branding menjadi Bus Persami Maumere dengan dominasi warna hijau dan putih.
Persami Maumere mengikuti turnamen bergengsi ini dengan melibatkan pemain-pemain local pride. Hampir pasti Tim Hijau Putih dengan julukan Laskar Nian Tana ini menjadi underdog pada musim ini.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












