Matematika Marilonga, “Baku Bunuh” dan “Main Mata”

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 01:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 905 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Marilonga di Kabupaten Ende, venue utama Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025

Stadion Marilonga di Kabupaten Ende, venue utama Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025

Begitu juga PS Kota Kupang harus menang atas Perseftim. Kalau hasilnya berimbang, maka PS Kota Kupang harus rela kepak koper lebih dulu.

Sesungguhnya Persim juga masih punya peluang. Namun sangat berat, karena laga terakhir harus mengambil poin penuh dari PSN Ngada. Rasa-rasanya sulit. Apalagi jika mampu melewati PSN Ngada, nasib Persim juga harus ditentukan hasil PS Kota Kupang bentrok Perseftim.

Awas Main Mata
Kode keras bakal terjadi pada Pool C yang dihuni BMP Flotim, Flores United, Persami Maumere, dan Platina. Dua laga terakhir pada Kamis (20/11) mempertemukan Platina versus Persami pukul 14.00 Wita, dilanjutkan Flores United versus BMP pukul 16.30 Wita.

Hanya 1 tiket lolos langsung yang tersisa, karena BMP sebelumnya sudah gondol 1 tiket yang ada. Flores United, Persami, dan Platina punya peluang yang sama untuk dampingi BMP.

Baca Juga :  Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia

Persami dan Platina yang turun merumput lebih dulu tidak punya pilihan lain kecuali bawa pulang 3 angka. Peluang ke Babak 16 Besar terbuka lebar jika pertandingan sesudahnya BMP menghempaskan Flores United.

Akan menjadi soal besar jika Persami dan Platina bermain ngotot lalu salah satunya menang, kemudian justeru sebaliknya Flores United berhasil unggul atas BMP.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA