Catatan lain adalah wasit telah menganjar 112 kartu kuning, di antaranya 2 kartu merah akibat akumulasi. Lalu tercatat 2 kartu merah langsung. Tidak hanya kepada pemain, wasit juga mengganjar 2 kartu kuning kepada pelatih yang berada di bench.
Juara Bertahan di Ujung Tanduk
Juara bertahan Bintang Timur Atambua yang tergabung di Pool F, naga-naganya mendapat kesulitan pada musim ini. Macan Batas bahkan nongkrong di posisi buncit klasemen sementara. Situasi kritis dan berada di ujung tanduk.
Laga terakhir BTA akan berhadapan dengan Persamba yang sudah lolos langsung. Rasa-rasanya Persamba tidak mau kehilangan muka dengan melepas partai ini begitu saja kepada BTA. Menghujam juara bertahan boleh disebut sebagai catatan tersendiri yang penuh histori.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BTA yang turun merumput lebih dulu pada pukul 14.00 Wita wajib menang dengan selisih gol yang cukup besar. Sesuatu yang sulit terjadi. Meski menang besar, BTA belum otomatis lolos. Nasibnya ditentukan lagi oleh partai PS Malaka dan Persewa. BTA baru bisa melangkah tegak, jika PS Malaka unggul tipis atas Persewa.
Persewa yang baru saja melumat BTA, harus bawa pulang 3 poin supaya langkahnya mantap ke Babak 16 Besar. Persewa bisa saja memaksa bermain imbang, namun terlalu spekulatif, untuk menghindari jika BTA pesta gol ke gawang Persamba. Sementara PS Malaka wajib menang, sambil berharap Persamba minimal bermain imbang dengan BTA.
Peluang Tuan Rumah
Mari kita tengok peluang tim tuan rumah Perse Ende. Dua laga terakhir bakal seru di Pool A. BMU Alor Pantar versus Citra Bakti Ngada (CBN) pada Rabu (19/11) jam 14.00 dan Perse Ende versus Sergio pada pukul 16.30 Wita. “Baku bunuh” yang seru karena 4 tim sama-sama punya peluang.


Ikuti Kami
Subscribe












