Matematika Marilonga, “Baku Bunuh” dan “Main Mata”

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 01:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 871 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Marilonga di Kabupaten Ende, venue utama Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025

Stadion Marilonga di Kabupaten Ende, venue utama Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025

Main mata dan sepak bola gajah bisa saja terjadi pada momentum kritis seperti ini. Kita harus percaya hal seperti ini tidak akan terjadi. Ribuan mata mengawasi serius ruang gerak di lapangan hijau.

BMP milik Ahmad Yohan, dan Flores United milik Angelo Wake Kako, dua tokoh politik di negeri ini tentu saja tidak mau tercoreng muka mereka karena dugaan-dugaan yang mencederai sportifitas, martabat dan harga diri.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Bajak Laut atau Persematim?
Dua laga seru juga terjadi pada Pool D, Kamis (20/11). Tiara Nusa versus Bajak Laut pukul 18.30 Wita, ditutup Persab Belu versus Persematim Manggarai Timur pukul 20.30 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persab Belu sudah sangat nyaman dengan dua kali menang, dan berhasil mengambil 1 tiket ke Babak 16 Besar. Tiara Nusa hampir pasti kepak koper karena sudah 2 kali kalah. Praktis 1 tiket tersisa diperebutkan Bajak Laut dan Persematim.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Laga berat hampir pasti dilakoni Persematim. Mau tidak mau harus mendapat 3 poin penuh. Sebaliknya Bajak Laut juga dengan obsesi yang sama, bawa pulang 3 poin, sedikit lebih ringan karena berhadapan dengan Tiara Nusa yang sudah tidak berpeluang.

Peringkat ketiga terbaik bisa saja muncul dari Pool ini, jika Persematim menang, dan Bajak Laut juga menang.

Berita Terkait

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru