“Bola Rebound” dari Pinggir Marilonga

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 349 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pembukaan Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025 di Stadion Marilonga Ende, Minggu (9/11)

Suasana pembukaan Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025 di Stadion Marilonga Ende, Minggu (9/11)

Tahun 1999, PSN datang sebagai Juara ETMC 1997. PSN masih digdaya, bertahan hingga partai puncak di Lapangan Marilonga, waktu itu belum disebut Stadion Marilonga. Raksasa sepak bola NTT itu menyerah pada laga final di kaki tim tuan rumah Perse Ende.

Paling tragis perhelatan ETMC 2017. Persami Maumere dalam status Juara ETMC 2015, malah angkat kaki lebih awal. Kalah dalam tiga pertandingan babak penyisihan, Tim Hijau Putih pulang tanpa poin. Terasa sesak sekali. Terjadi ulangan Final 1999, Perse kembali naik podium.

Lalu di musim Tahun 2025, Bintang Timur Atambua, juga angkat kaki lebih cepat. Tiga kali bertanding, BTA hanya bisa mengumpulkan 1 poin. Bahkan gawangnya dibobol paling banyak 7 gol, sama dengan Platina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua kali tuan rumah, Perse tembus final dan juara. Dua kali tuan rumah, lawan Perse di final adalah PSN. Ini kali ketiga Ende tuan rumah. Apakah Perse tembus lagi final dan juara lagi? Apakah PSN tembus final dan gagal lagi? Apakah Stadion Marilonga masih keramat? Simpan saja pertanyaan ini. Nanti juga akan terjawab.

Masih banyak sekali catatan menarik “bola rebound” yang bisa dilihat dari pinggir lapangan. Semuanya adalah bagian dari dinamika berkembangnya sepak bola di level NTT. Satu saja harapan bersama bahwa turnamen bergengsi ini terus menjadi media straregis untuk meningkatkan persaudaraan dan persahabatan, sekaligus membangun masa depan sepak bola NTT yang lebih bergairah.*** (vicky da gomez)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru