


Maumere-SuaraSikka.com: Operasi SAR pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah resmi ditutup, Jumat (9/1). Selama 15 hari penuh dedikasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 3 korban warga Spanyol dalam kondisi meninggal dunia. Satu orang lagi tidak berhasil ditemukan hingga hari terakhir operasi, dan dinyatakan hilang.
Kegiatan kemanusiaan tersebut mulai dilaksanakan sejak Jumat (26/12) menyusul tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar Kabupaten Manggarai Barat Propinsi NTT. Setelah pelaksanaan 7 hari sebagaimana prosedural, Operasi SAR kemudian diperpanjang secara bertahap, dan berakhir Jumat (9/1) pukul 13.00 Wita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penutupan Operasi SAR melalui apel kekuatan yang bertempat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, dipimpin Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. Ratusan personil rescuer yang terlibat dalam kerja kemanusiaan tersebut ikut hadir dalam apel kekuatan.
“Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah,” ungkap Edistasius Endi.
Dia mengatakan pencarian korban tidaklah mudah, karena para pejuang kemanusiaan itu harus behadapan dengan gelombang serta arus di pulau-pulau Labuan Bajo. Menurut dia, kendala tersebut bukan menjadi hal yang ditakutkan bagi Tim SAR Gabungan. Hasilnya, kata dia, 3 dari 4 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah, berhasil ditemukan.
“Untuk keluarga korban, saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini,” ungkap Edistasius Endi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











