Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 257 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak di Paroki Santo Michael Nita menerima Komuni Suci Pertama, Minggu (7/6)

Seorang anak di Paroki Santo Michael Nita menerima Komuni Suci Pertama, Minggu (7/6)

Karena itu, bagi banyak keluarga Flores, Sambut Baru tidak pernah dipahami semata-mata sebagai acara gerejawi. Ia juga merupakan peristiwa keluarga dan komunitas. Kerabat yang tinggal jauh pulang kampung. Saudara yang merantau datang berkumpul. Hubungan kekeluargaan diperkuat. Persaudaraan dipelihara. Dalam konteks budaya Flores, dimensi sosial seperti ini memiliki nilai yang tidak kalah penting.

Persoalannya bukan terletak pada Sambut Baru itu sendiri. Persoalannya muncul ketika makna syukur mulai bergeser menjadi persaingan sosial. Ketika kemampuan ekonomi keluarga tidak lagi menjadi ukuran utama. Ketika gengsi mulai mengambil tempat yang seharusnya diisi oleh kesederhanaan.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Namun kesalahan semacam itu tidak dapat dibebankan kepada seluruh tradisi. Sama seperti kita tidak dapat menyalahkan sebuah jalan karena ada pengendara yang melanggar aturan, kita juga tidak dapat menyalahkan Sambut Baru hanya karena ada sebagian orang yang merayakannya secara berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, dalam berbagai diskusi publik, yang sering muncul justru generalisasi. Satu atau dua kasus dijadikan gambaran seluruh masyarakat. Beberapa keluarga yang berutang dianggap mewakili semua keluarga. Beberapa pesta yang berlebihan dijadikan ukuran bagi seluruh tradisi Sambut Baru.

Cara pandang seperti itu tidak berpijak pada realitas sosial masyarakat Flores yang sesungguhnya. Faktanya, sebagian besar keluarga tetap merayakan Sambut Baru sesuai kemampuan mereka. Ada yang sederhana. Ada yang mengadakan syukuran kecil bersama keluarga. Ada yang hanya menyediakan hidangan secukupnya. Namun kisah-kisah seperti itu jarang menjadi bahan pembicaraan karena tidak dianggap menarik.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Karena itu, yang dibutuhkan bukanlah sikap menghakimi, melainkan sikap reflektif. Jika dahulu masyarakat dapat merayakan Sambut Baru dengan cara tertentu, sementara hari ini muncul kesadaran baru tentang kesederhanaan dan kemampuan ekonomi keluarga, maka yang perlu dibangun adalah dialog antargenerasi, bukan saling menyalahkan.

Berita Terkait

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos
SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru
Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah
Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:28 WITA

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WITA

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:43 WITA

Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:31 WITA

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Seorang anak di Paroki Santo Michael Nita menerima Komuni Suci Pertama, Minggu (7/6)

Daerah

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Jun 2026 - 13:28 WITA

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Daerah

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Minggu, 7 Jun 2026 - 07:48 WITA