Karena itu, bagi banyak keluarga Flores, Sambut Baru tidak pernah dipahami semata-mata sebagai acara gerejawi. Ia juga merupakan peristiwa keluarga dan komunitas. Kerabat yang tinggal jauh pulang kampung. Saudara yang merantau datang berkumpul. Hubungan kekeluargaan diperkuat. Persaudaraan dipelihara. Dalam konteks budaya Flores, dimensi sosial seperti ini memiliki nilai yang tidak kalah penting.
Persoalannya bukan terletak pada Sambut Baru itu sendiri. Persoalannya muncul ketika makna syukur mulai bergeser menjadi persaingan sosial. Ketika kemampuan ekonomi keluarga tidak lagi menjadi ukuran utama. Ketika gengsi mulai mengambil tempat yang seharusnya diisi oleh kesederhanaan.
Namun kesalahan semacam itu tidak dapat dibebankan kepada seluruh tradisi. Sama seperti kita tidak dapat menyalahkan sebuah jalan karena ada pengendara yang melanggar aturan, kita juga tidak dapat menyalahkan Sambut Baru hanya karena ada sebagian orang yang merayakannya secara berlebihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sayangnya, dalam berbagai diskusi publik, yang sering muncul justru generalisasi. Satu atau dua kasus dijadikan gambaran seluruh masyarakat. Beberapa keluarga yang berutang dianggap mewakili semua keluarga. Beberapa pesta yang berlebihan dijadikan ukuran bagi seluruh tradisi Sambut Baru.
Cara pandang seperti itu tidak berpijak pada realitas sosial masyarakat Flores yang sesungguhnya. Faktanya, sebagian besar keluarga tetap merayakan Sambut Baru sesuai kemampuan mereka. Ada yang sederhana. Ada yang mengadakan syukuran kecil bersama keluarga. Ada yang hanya menyediakan hidangan secukupnya. Namun kisah-kisah seperti itu jarang menjadi bahan pembicaraan karena tidak dianggap menarik.
Karena itu, yang dibutuhkan bukanlah sikap menghakimi, melainkan sikap reflektif. Jika dahulu masyarakat dapat merayakan Sambut Baru dengan cara tertentu, sementara hari ini muncul kesadaran baru tentang kesederhanaan dan kemampuan ekonomi keluarga, maka yang perlu dibangun adalah dialog antargenerasi, bukan saling menyalahkan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












