Robby Idong dan Rabies, Sebuah Tantangan Tersendiri

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 September 2018 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong akan dilantik pada Kamis (21/9) mendatang. Mantan Camat Nele ini dilantik ketika Kabupaten Sikka sedang rawan dihantam rabies. Sudah pasti, dia akan mendapat tantangan tersendiri untuk mengeliminir penyakit yang mematikan ini.
Sampai dengan Agustus 2018, tercatat sudah terjadi 730 kali kasus gigitan anjing terhadap manusia. Itu pun yang dilaporkan dan diketahui oleh pihak yang berwenang. Karena banyak juga terjadi kasus gigitan oleh hewan penular rabies, yang tidak dilaporkan.
Dari jumlah kasus gigitan, Dinas Pertanian telah mengirim sebanyak 66 sampel otak anjing untuk diperiksa secara laboratorium. Dan hasilnya sangat mengejutkan yakni 31 spesimen yang positip rabies. Jumlah spesimen positip rabies ini mengalami kenaikan drastis dibanding tahun lalu yang hanya mencapai angka 11.
Ada begitu banyak faktor yang mendukung makin rentannya masyarakat berhadapan dengan rabies. Antara lain rendahnya kesadaran masyarakat pemilik anjing yang rela anjingnya diberi vaksinasi. Ini problem penting yang harus menjadi catatan khusus bagi Robby Idong. Sebagai Bupati Sikka dia harus mampu menggerakkan kesadaran masyarakat.
Kecamatan Nele pernah didaulat sebagai kecamatan terdepan dalam upaya pemberantasan rabies. Dan upaya ini berhasil dilakukan melalui mimbar-mimbar gereja, berkat kerja keras Pastor Paroki Nele Romo Wilfrid Valiance. Namun, pasca sang imam melanjutkan studi di Jakarta, gerakan tersebut mulai mengendur, dan penyakit rabies kembali mengintai masyarakat.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere

Tantangan lain yakni ketersediaan vaksin. Hal ini terkait dengan masalah anggaran. Untuk tahun 2018 misalnya, tidak ada satu sen pun anggaran yang terserap pada APBD Sikka. Pengadaan vaksin justeru dibebankan pada pemerintah pusat. Robby Idong harus memiliki kemampuan anggaran dan komunikasi politik yang baik, sehingga setiap tahun menggelontorkan anggaran pemberantasan rabies.
APBN mengalokasikan vaksin untuk Kabupaten Sikka sebanyak 33.000 dosis. Dari jumlah itu, Dinas Pertanian baru menerima 21.000 dosis, yang mana sudah dimanfaatkan sebanyak 12.000 dosis lebih. Sedangkan 12.000 dosis yang tersisa, sampai dengan Agustus masih tertahan di Dinas Pertanian Provinsi NTT.
Sementara itu populasi anjing juga menjadi pendulang makin tingginya kasus gigitan anjing. Data dari Dinas Pertanian, populasi anjing di Kabupaten Sikka berjumlah lebih dari 60.000 ekor. Dinas ini sudah melakukan vaksinasi kepada lebih dari 12.000 ekor anjing. Sementara ini Dinas Pertanian terus giat melakukan sosialisasi agar anjing yang belum vaksin segera dilakukan vaksinasi.
Yang juga tidak kalah menarik yakni jumlah petugas kesehatan hewan (PKH) yang tidak sebanding dengan populasi anjing. PKH di Kabupaten Sikka hanya berjumlah 41 orang, didistribusikan 1-2 orang pada setiap kecamatan. Secara ideal jumlah PKH paling kurang 5 orang untuk setiap kecamatan. Ada juga vaksinator sebanyak 60 orang. Mereka ini adalah tenaga khusus yang sudah dilatih. Sayangnya, perlakuan anggaran kepada mereka juga masih dengan setengah hati.*** (eny)

Berita Terkait

SMKS Yohanes XXIII Maumere Masuk 100 SMK Prestasi di Indonesia
Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak
Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WITA

Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WITA

Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara

Selasa, 7 April 2026 - 19:54 WITA

Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!

Rabu, 1 April 2026 - 18:22 WITA

Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:45 WITA

Istana Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi pada 1 April 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:27 WITA

PDI Perjuangan Soroti Wacana Potong Gaji Pejabat, Minta Pemerintah Benahi Anggaran K/L

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:07 WITA

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Berita Terbaru

Pelantikan 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka

Daerah

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:48 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Verdinando Lepe bersama Panitia Pelaksana Hari Buruh usai bertemu Bupati Sikka, Selasa (28/4)

Daerah

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:28 WITA