3 Ekor Anjing Liar dari Sulawesi Selatan Masuk Palue Tanpa Dokumen, Diduga Rabies, Langsung Dibunuh

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 23:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 714 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bhabinkantibmas Palue mengamankan anjing liar yang dibawa dari Sulawesi Selatan, Minggu (11/5)

Anggota Bhabinkantibmas Palue mengamankan anjing liar yang dibawa dari Sulawesi Selatan, Minggu (11/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Tiga ekor anjing liar diduga rabies masuk ke Kecamatan Palue Kabupaten Sikka Propinsi NTT tanpa dilengkapi dokumen karantina dan administrasi lainnya. Anjing-anjing itu dibawa dari Desa Garaumpa Kecamatan Kalaotoa Propinsi Sulawesi Selatan.

Informasi yang dihimpun media ini, 3 ekor anjing tersebut terdiri dari 1 ekor anjing betina dalam kondisi bunting, dan 2 ekor anjing jantan.

Tiga ekor anjing liar ini dibawa menggunakan jolor, perahu yang biasa dipakai nelayan untuk menangkap ikan tuna dan sejenisnya. Diperkirakan anjing-anjing itu sidah berada di Desa Ladolaka sejak Kamis (8/5).

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Moang Gobang yang dihubungi Minggu (11/5) memastikan anjing-anjing tersebut sudah dibunuh dan dikubur.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Sudah dibunuh dan dikubur tadi sore,” jelas dia.

Upaya memusnahkan 3 ekor anjing tersebut setelah melalui koordinasi intensif antara Koordinator BPP Kecamatan Palue Kolastilas Meti, petugas Puskesmas Tuanggeo Bernardus Betabao, anggota Bhabinkantibmas Brigpol Yohanes Paulus Beny dan Briptu I Gusti Ngurah Putra Kencana, dengan pemilik anjing.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru