Anggota Komisi XI DPR Melchias Mekeng Ingatkan DS Alumni LPDP Sadar Diri

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 329 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng menyoroti pentingnya etika penerima beasiswa dalam merespons dinamika publik. Sorotan ini menanggapi viralnya alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS menyebut ‘cukup aku WNI, anak jangan’ yang belakangan mengemuka di publik.

Melchias Mekeng menyebut pernyataan yang disampaikan DS tidak etis. Bagi Melchias Mekeng, beasiswa LPDP adalah investasi negara yang bersumber dari rakyat. Karena itu, tanggung jawab moral, rasa syukur, dan komitmen kontribusi bagi Indonesia menjadi bagian dari nilai yang menyertainya.

Dia menyampaikan bahwa hak pribadi seseorang tetap dihormati, namun sikap di ruang publik perlu mempertimbangkan sensitivitas nasional. LPDP adalah investasi sumber daya manusia Indonesia dan semangatnya adalah kembali memberi untuk tanah air.

“Saya sih menyayangi ya kepada orang yang terima LPDP itu. Dapat beasiswa itu satu keberuntungan, itu kan uangnya dari negara. Iya kan? Dan negara itu kan dari rakyat juga. Jadi itu dari rakyat, seluruh Indonesia, dari Papua sampai Aceh sana masuk semua ke APBN dan ada program LPDP itu. Itu satu. Jadi mestinya ada rasa-lah,” kata Melchias Mekeng sebagaimana dikutip dari detiknews, Minggu (22/2).

Baca Juga :  Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Melchias Mekeng mengatakan hak setiap orang untuk menentukan kewarganegaraan yang dipilih. Kendati demikian, politisi Partai Golkar itu menilai pernyataan DS justeru menggambarkan seolah Indonesia bangsa kelas bawah.

“Terus yang kedua, bahwa ada kata-kata dia ‘udahlah yang jadi WNI saya aja, anak-anak nggak usah’. Itu juga kurang etis ya. Itu memang hak setiap orang untuk menentukan pilihannya menjadi warga negara, tapi tidak perlu diucapkan ke publik hal-hal yang demikian. Itu kan menyakiti, ya. Seolah-olah kita ini bangsa yang kelasnya ya di bawah itu,” ujar dia.

Berita Terkait

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026
Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA