Polisi Belum Tangkap Bandar KP, Ada Apa?

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah barang bukti judi kupon putih yang disita aparat Polres Sikka dari tangan penjual dan pengepul

Sejumlah barang bukti judi kupon putih yang disita aparat Polres Sikka dari tangan penjual dan pengepul

Maumere-SuaraSikka.com: Dalam empat hari terakhir ini Polres Sikka berhasil meringkus 7 orang yang terlibat aktifitas judi togel atau kupon putih (KP). Mereka yang dimankan adalah para penjual, pengecer, dan pengepul yang beroperasi di berbagai wilayah kecamatan. Hingga sekarang polisi belum menangkap bandar yang menggerakkan judi ilegal ini. Pertanyannya adalah ada apa sehingga para bandar itu masih belum tersentuh.
“Sekecil apapun hasil yang sudah didapat anggota saya di lapangan, saya sangat mengapresiasinya,” demikian Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang dalam WAG Humas Sinergitas Sikka.
Dia lalu berjanji siapa pun, baik pemain, pengecer, maupun bandar atau backing judi KP akan dibersihkan dari Maumere. Dia pun meminta semua masyarakat di Kabupaten Sikka untuk tidak lagi berkecimpung pada permainan judi dalam bentuk apapun.
Namun janji Rickson Situmorang ini belum terealisir. WW, seorang pengepul di Koting yang ditangkap Rabu (12/12) sore, dengan jelas menyebut nama seorang bandar yang berinitial RT, tinggal di Kota Maumere. Polisi baru melakukan penggeledahan di rumah RT setelah 1 hari menangkap WW. Tindakan kepolisian ini dianggap lamban, meskipun Rickson Situmorang beralasan itu merupakan bagian dari pendalaman penyelidikan.

Berita Terkait:


“Saya akan sikat yang di depan mata dulu. Semoga dari salah satu usaha penangkapan itu akan mengait ke pihak lain termasuk yang mejadi backing. Pers juga harus bisa menggerakkan masyarakat untuk menjauhi judi dan memberi info modus operandi dan jaringan judi KP di Sikka,” ujar dia.
Rickson Situmorang menegaskan judi adalah penyakit masyarakat. Jika masih banyak yang menjadipengepul KP, hemat dia, masih banyak masyarakat yang masih suka memasang tebak-tebakan angka yang ilegal tersebut.
Saat ini, lanjutnya, polisi berhadapan dengan modus baru para pelaku yang sering berpindah-pindah tempat dan cara menjual KP. Kondisi ini, katanya, menjadi tantangan bagi pihak kepolisian untuk terus memberantas judi KP, apalagi sementara ini momennya menjelang Natal. Momen ini mestinya mengingatkan mayarakat agar menjauhi judi.
“Judi hanya menguntungkan bandar, sementara masyarakat semakin miskin dan bodoh,” ujar dia.
Dari penangkapan penjual, pengecer, pengepul dalam beberapa hari ini, seseorang beriniital RT disebut-sebut sebagai bandar. Meskipun pengepulnya di Koting ditangkap pada Rabu (12/12), RT tetap menjalankan usaha ilegal ini tanpa takut kepada aparat kepolisian yang lagi gencar melakukan operasi penyakit masyarakat. Dan itu terbukti pada Sabtu (15/12), seorang pengecer yang ditangkap di Waigete dan seorang yang berperan merekap hasil penjualan di Bolawolon, mengaku terus terang bahwa mereka menyetor ke RT.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA