Alvin tahu betul berbagai persoalan tata kelola keuangan yang terjadi selama ini. Tidak bisa dipungkiri karena Alvin adalah dapur pemerintah.
Kini dalam kapasitas sebagai Penjabat Bupati, Alvin harus berani memberikan data dan informasi transparan dan objektif atas problem hukum dan keuangan yang terjadi selama pemerintahan Robi-Romanus.
Pertanyaannya, beranikah Alvin dengan kewenangan konstitusional melaporkan dugaan adanya tata kelola keuangan yang cenderung koruptif kepada Komisi Pemberantasan Korupsi?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ini tantangan yang harus dijawab Alvin melalui semangat sukses penyelenggaraan pemerintahan. Jika Alvin hanya diam membisu, masyarakat boleh ragu akan “kampanye” tiga sukses.
Sebagai orang nomor satu saat kini, Alvin tidak bisa tutup mata dan telinga atas gonjang-ganjing di area publik Nian Tana Sikka dengan pernyataan masa mantan Bupati tidak tahu sama sekali sebab musabab proyek dengan biaya ratusan miliar lau tahi sawe (terbuang percuma).
Mantan Bupati Sikka secara konstitusional sudah menjadi warga biasa, tidak jauh berbeda dengan masyarakat umum lainnya.















