Perilaku politik untuk balas jasa atau balas kebaikan memang bukanlah tindakan yang benar. Namun praktis kekuasaan kita, mau tidak mau terjebak dalam biaya politik yang besar dan tuntutan kedewasaan berpolitik yang lemah untuk selalu harus berterimakasih kepada tim sukses dan masyarakat pemilih yang setia.
Perilaku balas dendam pun tak terhindarkan. Namun apakah lawan politik memang orang-orang yang harus menjadi sasaran ketidakmatangan berpikir dan bertindak dari seorang pemimpin.
Ini sebuah ujian yang menakutkan namun harus dilalui, dimurnikan dan diarahkan pada sikap berpolitik yang benar dan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Franz Magnis Suseno dalam sebuah perjumpaan tentang etika politik, menekankan panggilan setiap orang Kristiani dalam kehidupan berdemokrasi sebagai cara untuk menjadi terang dan garam di tengah dunia perpolitikan kita.
Ada tiga hal yang menjadi konsentrasi pemikiran Suseno. Pertama, keberpihakan Gereja pada orang-orang miskin dan yang tersisihkan.
Terinspirasi oleh keteladanan Paus Fransiskus, dia menegaskan kembali panggilan Gereja dalam suka duka dunia Gereja bukanlah sebuah menara gading yang jauh dari pengalaman umat beriman.


Ikuti Kami
Subscribe












