Media ini sempat mengontak ke nomor HP Martinus Wodon. Namun dia menolak panggilan. Kemudian dikontak sekali lagi, dia sempat menerima namun tidak bicara satu kata pun.
Hingga berita ini diturunkan, nomor kontak Martinus Wodon masih dikuasai pembajak tersebut.
Modus seperti ini sudah sering dilakukan orang-orang tidak bertanggungjawab. Biasanya mereka mengawali dengan mengirim undangan digital. Jika undangan digital di-klik, secara otomatis nomor kontak tersebut langsung dikendalikan orang tersebut untuk melakukan penipuan.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












