Kebenaran dan Demokrasi: Sebuah Gugatan terhadap Eksistensi Politik di Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 09:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 461 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilfridus Erwin Kaka

Wilfridus Erwin Kaka

Abstrak
KUALITAS kehidupan politik suatu bangsa dan negara sangat ditentukan oleh adanya dan pengakuan terhadap kekuasaan rakyat, penghormatan terhadap hak azasi manusia. Singkatnya kebenaran dan demokrasi menjadi tolak ukur pelaksanaan kehidupan politik dalam suatu negara.

Beberapa tahun terakhir ini persoalan sekitar kebenaran dan demokrasi telah menjadi isu nasional maupun internasional. Juga menjadi pokok perbincangan yang amat menarik dari berbagai kalangan yang mendiami muka bumi ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun persoalan sekitar kebenaran dan demokrasi akhir-akhir ini menjadi suatu keprihatinan yang amat serius bagi manusia-manusia zaman ini.

Manipulasi fakta ini menjadi keprihatinan masyarakat hampir di semua tempat. Opini-opini publik disebarkan dengan berita-berita palsu alias hoaks. Hal ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sekurang-kurangya membuka peluang terhadap peredaran berita bohong di tengah kalangan masyarakat umum.

Mengingat pembicaraan tentang kebenaran dan demokrasi sungguh amat luas, maka penulis membatasi diri dengan membicarakan situasi kebenaran dan demokrasi yang ada di Indonesia.

Berita Terkait

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat
Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas
KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat
Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT
Dari Keresahan yang Sunyi, ke Mana Kita Melangkah Bersama?
KUHP dan KUHAP Baru: Reformasi Hukum atau Kemunduran Demokrasi?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:35 WITA

Gara-Gara Salah Input, PPPK Paruh Waktu di Sikka Belum Terima Gaji 3 Bulan

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:33 WITA

Jalan di Kampung Wuring Butuh Perhatian Serius

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:52 WITA

Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Berita Terbaru

Sekretaris Fraksi Nurani Sejahtera Beatus Wilfridus Djogo

Daerah

Jalan di Kampung Wuring Butuh Perhatian Serius

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:33 WITA

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA