Sidang Perkara Gedung Rawat Inap RS Doreng, Tidak Punya Kapasitas Hukum, Saksi Ahli Kejari Sikka Mati Kutu

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 7,885 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang perkara tindak pidana korupsi Pembangunan Gedung Rawat Inap RS Doreng, Senin (10/2) (foto: istimewa)

Suasana sidang perkara tindak pidana korupsi Pembangunan Gedung Rawat Inap RS Doreng, Senin (10/2) (foto: istimewa)

“Apa dasar Saudara hadir sebagai ahli dalam perkara ini, sedangkan dalam keputusan tersebut tidak terdapat nama Saudara berdua sebagai pemberi keterangan ahli?” demikian pertanyaan Fransisco Soarez Pati kepada 2 saksi ahli tersebut, sebagaimana rilis yang diterima media ini, Minggu (23/2).

Saksi ahli menjawab kehadiran mereka berdasarkan surat tugas dari Direktur Politeknik Negeri Kupang. Keduanya mengakui Politeknik Negeri Kupang tidak merangkap sebagai perwakilan LKPP di NTT. Pada akhirnya 2 saksi ahli ini mengaku mereka hadir karena permintaan Kejaksaan Negeri Sikka.

Baca Juga :  308 Sekolah Diduga Langgar Pelaksanaan TKA, Kepala SMKS Yohanes XXIII Maumere: Kami Komitmen Sesuai Prosedur dan Ketentuan

Tidak hanya menyampaikan pertanyaan lisan, Fransisco Soarez Pati juga memperlihatkan salinan Keputusan Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pemberi Keterangan Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fransisko Soarez Pati menegaskan bahwa Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan pemberi keterangan Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, merupakan 2 hal yang berbeda. Kusa Bili Noni Nope membenarkan pernyataan Fransisko Soarez Pati.

Baca Juga :  Perkuat Kapasitas Pelaku UMKM, Astra International Gelar Pelatihan Pengolahan VCO di Desa Bloro

Ketua Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini Agung Parnata beserta 2 Hakim Anggota Raden Haris Prasetyo dan Yulius Eka Setiawan sangat serius mencermati “serangan” kuasa hukum. Melihat hal ini, Fransisco Soarez Pati memohon Majelis Hakim untuk mempertimbangkan secara serius kapasitas/legal standing kedua ahli tersebut.

“Keterangan saksi membawa konsekuensi hukum dengan ditahannya klien kami,” ujar dia.

Berita Terkait

Perkuat Kapasitas Pelaku UMKM, Astra International Gelar Pelatihan Pengolahan VCO di Desa Bloro
308 Sekolah Diduga Langgar Pelaksanaan TKA, Kepala SMKS Yohanes XXIII Maumere: Kami Komitmen Sesuai Prosedur dan Ketentuan
Realisasi Fisik Hanya 8 Persen, Tim Penyidik Jaksa di Sikka Geledah Dokumen Proyek Pengadaan Watergen Senilai Rp 2,29 Miliar
Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WITA

Perkuat Kapasitas Pelaku UMKM, Astra International Gelar Pelatihan Pengolahan VCO di Desa Bloro

Kamis, 5 November 2026 - 15:43 WITA

308 Sekolah Diduga Langgar Pelaksanaan TKA, Kepala SMKS Yohanes XXIII Maumere: Kami Komitmen Sesuai Prosedur dan Ketentuan

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WITA

Realisasi Fisik Hanya 8 Persen, Tim Penyidik Jaksa di Sikka Geledah Dokumen Proyek Pengadaan Watergen Senilai Rp 2,29 Miliar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Berita Terbaru