Melchias Mekeng Bicara Pendidikan Berkeadilan, Bongkar Diskriminasi Anggaran di Sekolah Kedinasan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 777 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komidi XI DPR RI Melchuas Markus Mekeng

Anggota Komidi XI DPR RI Melchuas Markus Mekeng

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng bicara keras sewaktu Rapat Kerja bersama Menteri Keuangan, Gubernur BI, dan Ketua OJK. Dia bicara tentang pendidikan berkeadilan, hingga membongkar diskriminasi anggaran di sekolah kedinasan.

Politisi senior Partai Golkar itu menyoroti persoalan pendidikan dari aspek anggaran. Bagi dia terdapat masalah serius yang dibiarkan sudah terlalu lama, dan mengakibatkan alokasi anggaran pendidikan 20 persen tidak menyentuh secara berkeadilan.

“Saya ingin bicara tentang pendidikan Bu, fokus di pendidikan,” tegas Melchias Mekeng pada agenda pembahasan asumsi dasar ekonomi makro APBN 2026, Kamis (3/7).

Melchias Mekeng mengaku senang karena salah satu program unggulan Presiden Prabowo adalah pendidikan. Bagi dia, program ini menegasikan semangat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

“Tapi pendidikan yang bagaimana, yang saya inginkan adalah pendidikan yang berkeadikan,” ujar dia.

Dia menyinggung pengalaman ketika turun ke sekolah-sekolah di NTT untuk menyampaikan 4 Pilar Kebangsaan. Pernah, kata dia, anak-anak sekolah mempertanyakan sejauh mana DPR RI memperjuangkan pendidikan yang berkeadilan.

Berita Terkait

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat
Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar
Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara
Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia
Istana Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi pada 1 April 2026
PDI Perjuangan Soroti Wacana Potong Gaji Pejabat, Minta Pemerintah Benahi Anggaran K/L
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Selasa, 14 April 2026 - 07:42 WITA

Lika Liku Kasus Eltras Pub Maumere, dari Masalah Kasbon, Dugaan TPPO, Hingga Suster Ika Bertindak Seperti Polisi

Senin, 13 April 2026 - 21:57 WITA

Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka

Senin, 13 April 2026 - 20:39 WITA

Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Berita Terbaru

Staf Operasional PT Alfira Perdana Jaya Wilayah Flores Aloysius Tapun sedang memperkenalkan perusahaan tersebut

Daerah

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:51 WITA

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga

Daerah

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:21 WITA