Melchias Mekeng Bicara Pendidikan Berkeadilan, Bongkar Diskriminasi Anggaran di Sekolah Kedinasan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 784 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komidi XI DPR RI Melchuas Markus Mekeng

Anggota Komidi XI DPR RI Melchuas Markus Mekeng

“Jadi bayangkan kalau ini kita lakukan terus, tidak ada pembenahan, saya tidak yakin bonus demografi yang kita gaungkan bisa kita nikmati, karena kita hanya punya kurang 5 persen S1 hingga S3,” ungkap Melchias Mekeng.

Anggaran Pendidikan
Mantan Ketua Banggar DPR RI itu mengatakan anggaran pendidikan pada tahun 2020 dialokasikan Rp 547 triliun. Tahun ini alokasi naik menjadi Rp 724,22 triliun. Menurut dia, semakin tinggi postur APBN maka anggaran pendidikan juga tinggi.

Baca Juga :  Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

“Nah sekarang ke mana angggaran pendidikan itu dinikmati?” tanya dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan pendidikan formal dari sekolah dasar hingga menengah memperoleh Rp 33,5 triliun, lalu pendidikan tinggi mendapatkan alokasi Rp 57,7 triliun. Total dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi menyedot Rp 91,2 triliun, dengan  jumlah yang mendapatkan anggaran sebanyak kurang lebih 62 juta siswa.

Baca Juga :  Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Sementara itu, ujar dia, untuk pendidikan kedinasan mendapat alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp 100,45 triliun.

“Siapa yang menikmati itu? Dan itu berapa orang? Hanya 13 ribu orang. Ini yang saya sampaikan dari tadi itu pendidikan berkeadilan. Jadi bagaimana kalau kita mau memperbaiki pendidikan, kalau anggaran 20 persen itu dipakai lebih banyak oleh kedinasan,” ungkap Melchias Mekeng.

Berita Terkait

PSG Juara Liga Champions 2026
Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!
Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru