“Kami sekarang ini kerjanya ke daerah Bu. Terus kita omong apa, kita mau bilang kurs, mau omong inflasi? Mereka gak peduli, yang mereka tanya Pa kami sekolah bagaimana?” ujar dia.
Dia lalu menyampaikan beberapa temuan dari hasil kunjungan ke sekolah-sekolah di daerah pemilihannya. Antara lain sekolah yang tidak punya toilet, sehingga anak didik dan tenaga pendidik terpaksa harus kembali ke rumah.
Contoh lain, kata dia, ada anak sekolah yang meminta dibangunkan asrama sekolah. Masalahnya karena banyak anak sekolah yang tinggal di dekat pegunungan, dan setiap harus bersusah payah pulang pergi sekolah.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












