Pada Pemkab Sikka, Retribusi Jasa Umum meliputi Retribusi Pelayanan Kesehatan, Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Retribusi Pelayanan Pasar, dan Retribusi Pengawasan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi.
Pada tahun 2021 target Rp 7.818.538.615, realisasi Rp 4.161.488.057 atau
53,23 persen. Lalu tahun 2022 target Rp 13.664.123.103, realisasi Rp 7.487.219.932 atau
54,79 persen. Kemudian tahun 2023 target Rp 6.271.325 000, realisasi Rp 4.144.094.201 atau
66,08 persen. Dan tahun 2024 target Rp 5.671.278.260, realisasi Rp 3.322.492.002 atau 58,58 persen.
BPK memberi catatan bahwa realisasi pada tahun 2022 senilai Rp 7.487.219.932, namun target tahun 2023 ditetapkan lebih kecil yaitu senilai Rp 6.271.325.000. Pada tahun 2023 dan 2024, anggaran Retribusi Jasa Umum ditetapkan cenderung menurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Retribusi Jasa Usaha
Retribusi Jasa Usaha merupakan pungutan daerah atas jasa yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah yang dapat bersifat mencari keuntungan, karena pada dasarnya dapat pula disediakan oleh sektor swasta.
Realisasi tahun 2024 atas Retribusi Jasa Usaha di Kabupaten Sikka terdiri dari Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Retribusi Tempat Pelelangan, Retribusi Tempat Khusus Parkir, Retribusi Rumah Potong Hewan, Retribusi Pelayanan Kepelabuhan, Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, dan Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah.
Pada tahun 2021 target Rp 4.942.912.838, realisasi Rp 3.429.897.615 atau 69.39 persen. Dan tahun 2022 target Rp 2.424.160.000, realisasi Rp 763.000.750 atau
31,47 persen. Kemudian tahun 2023 target Rp 9.379.280.548, realisasi Rp 3.785.379.772 atau
40,36 persen. Dan tahun 2024 target Rp 9.641.862.950, realisasi Rp 4.256.443.456 atau
44,15 persen.


Ikuti Kami
Subscribe












