Sihir Ngada di Persimpangan Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 270 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad PSN Ngada saat melawan PS Kota Kupang di babak penyisihan

Skuad PSN Ngada saat melawan PS Kota Kupang di babak penyisihan

STADION Marilonga mendadak berubah. Riuh ribuan penonton di venue berkapasitas 7.000 orang itu pelan-pelan menghilang. Para penikmat bola berjersey merah tidak lagi bersuara.

Hanya terdengar gedebuk drum dan chan penyemangat dari Red Boys 58. Kelompok supporter militan ini masih setia di 2 menit akhir. Setia di belakang Perse Ende, tim kebanggaan. Mereka baru berhenti berekspresi setelah pluit panjang mengakhiri laga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorak berisik justeru  muncul di kubu pendukung setia Persena Nagekeo. Militan berjubah kuning yang jumlahnya tidak terlalu banyak menari riang di atas tribun. Dua menit seolah sangat lama sekali. Ada kekuatiran lahir gol penyeimbang.

Baca Juga :  Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Adalah Oan Teguh, sosok “pembunuh” malam itu. Pemain dengan nama lengkap Yohanes Cahya Nugraha Je Teguh itu tidak sia-siakan bola rebound hasil tangkapan tidak sempurna penjaga gawang. Tandukannya merobek jaring Putra Awaludin persis di menit ke-90.

Anang Halid mengayunkan dua tangannya ke udara. Seolah meminta pendukung Laskar Sekatalo untuk terus memberi semangat. Provokasi positip seperti ini sering terlihat di lapangan pertandingan. Dia tampak begitu emosional. Gol tercipta justeru lahir dari eksekusi tendangan bebas dirinya di depan bench Perse.

Baca Juga :  KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Perse tumbang di Babak 16 Besar. Tim tuan rumah seakan tidak bernyali dalam sisa waktu 2 menit. Kapten kesebelasan Adi Baba menangis tersedu. Dia tidak mampu sembunyikan wajah sedih. Jauh berbeda dengan kegarangannya mengklaim nyali Perse hanya di semifinal dan final.

Berita Terkait

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas
KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat
Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT
Dari Keresahan yang Sunyi, ke Mana Kita Melangkah Bersama?
KUHP dan KUHAP Baru: Reformasi Hukum atau Kemunduran Demokrasi?
Ketika DAK Gagal Wujudkan Hak Kesehatan: Alarm Konstitusi dari Puskesmas Tuanggeo
PAD Naik, APBD Tetap Defisit: Ujian Otonomi Konstitusional dan Rasionalitas Tata Kelola Fiskal Daerah
Penutupan Pasar Wuring: Sebuah Kajian Sosiologi Hukum
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:25 WITA

Baru Lulus PPPK di Setda Sikka, DA Terjerat Kasus Narkoba

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:55 WITA

TMMD di Desa Werang Resmi Dimulai, Bupati Sikka Harap Dapat Bawa Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WITA

Jaringan HAM Sikka Desak Bongkar Dugaan Praktik TPPO di Eltras Pub

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:34 WITA

Kuasa Hukum Eltras Pub Somasi Novi, Buktikan “Kuburan” Banyak Janin di Depan Penginapan LC

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:02 WITA

Pengakuan LC Eltras Pub di Maumere: Banyak Janin Dikuburkan di Depan Mess, Boni Makalo Pemilik Aset Kaget

Senin, 9 Februari 2026 - 21:50 WITA

Sesumbar Ungkap Tipikor Tercepat di Januari, Kajari Sikka Ternyata “Melempem”

Senin, 9 Februari 2026 - 19:58 WITA

Megaproyek Puskesmas Tuanggeo Terbengkelai, Masih Tunggu Audit BPK

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:45 WITA

GMNI Sikka Kecam Politisasi Kasus Bunuh Diri Pelajar SD di Ngada

Berita Terbaru

Ipda Leonardus Tunga

Daerah

Baru Lulus PPPK di Setda Sikka, DA Terjerat Kasus Narkoba

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:25 WITA