Sihir Ngada di Persimpangan Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 324 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad PSN Ngada saat melawan PS Kota Kupang di babak penyisihan

Skuad PSN Ngada saat melawan PS Kota Kupang di babak penyisihan

STADION Marilonga mendadak berubah. Riuh ribuan penonton di venue berkapasitas 7.000 orang itu pelan-pelan menghilang. Para penikmat bola berjersey merah tidak lagi bersuara.

Hanya terdengar gedebuk drum dan chan penyemangat dari Red Boys 58. Kelompok supporter militan ini masih setia di 2 menit akhir. Setia di belakang Perse Ende, tim kebanggaan. Mereka baru berhenti berekspresi setelah pluit panjang mengakhiri laga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorak berisik justeru  muncul di kubu pendukung setia Persena Nagekeo. Militan berjubah kuning yang jumlahnya tidak terlalu banyak menari riang di atas tribun. Dua menit seolah sangat lama sekali. Ada kekuatiran lahir gol penyeimbang.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Adalah Oan Teguh, sosok “pembunuh” malam itu. Pemain dengan nama lengkap Yohanes Cahya Nugraha Je Teguh itu tidak sia-siakan bola rebound hasil tangkapan tidak sempurna penjaga gawang. Tandukannya merobek jaring Putra Awaludin persis di menit ke-90.

Anang Halid mengayunkan dua tangannya ke udara. Seolah meminta pendukung Laskar Sekatalo untuk terus memberi semangat. Provokasi positip seperti ini sering terlihat di lapangan pertandingan. Dia tampak begitu emosional. Gol tercipta justeru lahir dari eksekusi tendangan bebas dirinya di depan bench Perse.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Perse tumbang di Babak 16 Besar. Tim tuan rumah seakan tidak bernyali dalam sisa waktu 2 menit. Kapten kesebelasan Adi Baba menangis tersedu. Dia tidak mampu sembunyikan wajah sedih. Jauh berbeda dengan kegarangannya mengklaim nyali Perse hanya di semifinal dan final.

Berita Terkait

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru