Lain Persada, lain pula Persena. Laga malam ini adalah penentu bagi pasukan Kuning Hitam untuk pertama kali tampil di partai puncak. Satu langkah lagi, mimpi anak-anak Persena bakal terwujud.
Persada dan Persena sudah tiba pada titik paling krusial. Dan kesempatan seperti ini tidak datang terus-menerus setiap musim. Persada dan Persena harus memaksimalkan peluang yang ada dengan sebaik mungkin.
Dewi Fortuna tidak mungkin datang terus-menerus. Persada dan Persena jangan terlalu bergantung kepada keberpihakan Sang Dewi. Bisa jadi malam ini Dewi Fortuna memilih menjadi penonton yang baik, menyaksikan “anak-anak emas” itu menentukan nasib sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua kali menang adu pinalti, merupakan pencapaian terbaik bagi Persada. Menyingkirkan tim tuan rumah adalah catatan penting yang tidak pernah terlupakan bagi Persena.
Euforia itu sudah seharusnya ditinggalkan. Menjadi sangat riskan jika Persada dan Persena belum move on dari kemenangan tersebut. Karena sesungguhnya musuh utama mereka adalah antiklimaks.
Yah, awas antiklimaks. Cepatlah menatap episode malam ini. Sajikan laga berkualitas kepada seluruh pendukung yang sudah tidak sabar melompat girang. Publik menanti Woleka atau Dero yang meramaikan Stadion Marilonga.*** (vicky da gomez)


Ikuti Kami
Subscribe












