SBD Bentrok Negekeo, Awas Antiklimaks!

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 286 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi pemain Persada dan Persena saat lolos ke Babak Semifinal

Ekspresi pemain Persada dan Persena saat lolos ke Babak Semifinal

Lain Persada, lain pula Persena. Laga malam ini adalah penentu bagi pasukan Kuning Hitam untuk pertama kali tampil di partai puncak. Satu langkah lagi, mimpi anak-anak Persena bakal terwujud.

Persada dan Persena sudah tiba pada titik paling krusial. Dan kesempatan seperti ini tidak datang terus-menerus setiap musim. Persada dan Persena harus memaksimalkan peluang yang ada dengan sebaik mungkin.

Dewi Fortuna tidak mungkin datang terus-menerus. Persada dan Persena jangan terlalu bergantung kepada keberpihakan Sang Dewi. Bisa jadi malam ini Dewi Fortuna memilih menjadi penonton yang baik, menyaksikan “anak-anak emas” itu menentukan nasib sendiri.

Dua kali menang adu pinalti, merupakan pencapaian terbaik bagi Persada. Menyingkirkan tim tuan rumah adalah catatan penting yang tidak pernah terlupakan bagi Persena.

Baca Juga :  Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Euforia itu sudah seharusnya ditinggalkan. Menjadi sangat riskan jika Persada dan Persena belum move on dari kemenangan tersebut. Karena sesungguhnya musuh utama mereka adalah antiklimaks.

Yah, awas antiklimaks. Cepatlah menatap episode malam ini. Sajikan laga berkualitas kepada seluruh pendukung yang sudah tidak sabar melompat girang. Publik menanti Woleka atau Dero yang meramaikan Stadion Marilonga.*** (vicky da gomez)

Berita Terkait

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru