Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 757 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Okky Prastya Ajie

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Okky Prastya Ajie

Maumere-SuaraSikka.com: Proyek pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka sudah selesai dikerjakan. Mega proyek senilai Rp 6.467.987.200 itu mentok dengan fisik 56 persen. Ironinya, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini merupakan pendampingan Kejaksaan Negeri Sikka.

Fakta ini menunjukkan Kejaksaan Negeri Sikka gagal melakukan pendampingan, dan justeru memberikan  kontribusi atas kegagalan pembangunan Puskesmas Tuanggeo. Kejaksaan Negeri Sikka diduga tidak serius melakukan pendampingan sehingga proyek terbengkelai dengan persentasi fisik yang rendah.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Okky Prastyo Ajie membantah tudingan lemahnya pendampingan terhadap pembangunan Puskesmas Tuanggeo. Dia menegaskan bahwa Jaksa Pengacara Negara (JPN) telah melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan Puskesmas Tuanggeo.

Dalam peran itu, kata dia, JPN telah menyarankan untuk dilaksanakan tepat waktu dan tepat mutu dengan cara penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu jam kerja, agar di kerjakan 3 shift, untuk mengejar keterlambatan waktu pekerjaan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

“Akan tetapi saran dari JPN tidak dilaksanakan dan dioptimalkan,” tangkis Okky Prastyo Ajie.yang dihubungi Kamis (15/1).

Dia menegaskan seluruh pertimbangan, masukan dan usul saran dari JPN disampaikan kepada para pihak pada saat monitoring dan evaluasi. Hasil monitoring dan evaluasi, lanjut dia, dilaporkan berjenjang secara internal.

Berita Terkait

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom
Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar
Dorong Prestasi Belajar, Yapenthom Beri Beasiswa Pendidikan kepada 6 Pelajar
4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom
Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas
Persami Maumere di Ujung Tanduk
Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian
Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31 WITA

Dorong Prestasi Belajar, Yapenthom Beri Beasiswa Pendidikan kepada 6 Pelajar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:16 WITA

4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas

Senin, 27 Juli 2026 - 20:23 WITA

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:08 WITA

Gelora Samador Bakal Jadi Venue Sepak Bola Putri di PON 2028

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:57 WITA

Persami Tekuk Nirwana, Claus Bikin Braze, Bayu Diusir Wasit

Berita Terbaru

Ketua Yapenthom Ricky Mane Pareira pose bersama sejumlah Kepala Sekolah dan guru di makam Raja Don Thomas, Kamis (30/7)

Daerah

Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:00 WITA