13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 633 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fransisco Soarez

Fransisco Soarez

Kasus ini seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan ketenagakerjaan, memperkuat edukasi migrasi kerja yang aman, serta memastikan setiap kontrak kerja disusun secara transparan dan tidak merugikan salah satu pihak. Dengan begitu, perlindungan terhadap pekerja bisa berjalan tanpa mengorbankan hak individu untuk memilih pekerjaan secara sah.

Akhirnya, yang dibutuhkan publik saat ini bukanlah penghakiman prematur, melainkan penghormatan terhadap proses hukum. Apakah perkara ini murni perdagangan orang, pelanggaran ketenagakerjaan, atau persoalan hubungan kerja yang kompleks, semua harus dibuktikan secara objektif dan adil. Dalam negara hukum, keadilan tidak lahir dari asumsi, melainkan dari pembuktian.

Lebih dari itu, proses hukum yang berjalan hendaknya menjadi ruang untuk mengurai fakta secara jernih tanpa tekanan opini, tanpa stigma, dan tanpa keberpihakan emosional. Jika memang terdapat unsur pidana, maka penegakan hukum harus tegas dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Namun sebaliknya apabila fakta persidangan menunjukkan persoalan yang berbeda, maka publik pun harus berlapang dada menerima kebenaran hukum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhirnya, keadilan sejati bukan hanya tentang menghukum, tetapi juga tentang memastikan setiap orang diperlakukan secara setara di hadapan hukum. Di situlah martabat negara hukum diuji: bukan pada kerasnya tudingan, melainkan pada kokohnya pembuktian dan kebijaksanaan dalam mengambil kesimpulan.***

Ditulis oleh Fransisco Soarez, praktisi hukum, tinggal di Jakarta

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru