“Saya minta tolong, bukti-bukti yang belum diketemukan, tolong harus diketemukan, sepertinya (polisi) tidak ada usaha lagi,” tegas Maria Yohana Nona.
Terhadap barang-barang bukti yang hilang, Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga merespon rambut yang hilang.dan pakaian yang hilang. Untuk pakaian yang hilang, jelas dia, anak pelaku mengaku menbuangnya ke sungai.
Sedangkan rambut yzng hilang, Kasat Reskrim mengaku telah memeriksa dokter forensik. Menurut dokter forensik bahwa pada proses pembusukan lanjut keadaan rambut yang mudah dilepas atau rontok diakibatkan karena jaringan kulit kepala mengalami kerusakan akibat pembusukan, sehingga akar rambut tidak kuat melekat pada fiokel rambut tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim sama sekali tidak merespon pernyataan keluarga korban terkait handphone korban yang hilang, 3 jari korban yang terpotong, dan tidak adanya bercak darah pada tempat kejadian perkara.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












