Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 315 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Hugo Pareira

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Hugo Pareira

Sejumlah orang tua murid dan para guru menolak aksi penggusuran paksa. Namun mereka tidak berdaya. Apalagi dikabarkan penggusuran tersebut dikawal seseorang aparat.

Sementara itu Kepala Desa Niawula Vinsensius Keli Papa memberikan penjelasan terkait insiden pengrusakan fasilitas SDN Wolomoni di Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Menurut dia, pengrusakan sekolah sebagai upaya pembukaan akses jalan bagi alat berat untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih yang berlokasi di belakang sekolah.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Vinsensius Keli Papa membantah adanya niat menggusur bangunan sekolah. Dia berdalih bahwa langkah yang diambil semata-mata karena keterbatasan akses jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada niat kami untuk menggusur atau mengganti bangunan sekolah. Yang terlihat di media adalah upaya kami membuka akses masuk. Itu merupakan jalan desa yang kebetulan berimpitan dengan bangunan sekolah. Karena tidak ada jalan alternatif untuk menyeberangkan alat berat, hanya akses tersebut yang tersedia,” jelas Vinsensius Keli Papa melalui video klarifikasi.

Baca Juga :  Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028

Namun demikian, tindakan Vinsensius Keli Papa disebut bertolak belakang dengan hasil rapat koordinasi pada 19 Mei 2026 yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende.

Saat itu, rapat yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Venantius Minggu, telah memutuskan bahwa lokasi di belakang SDN Wolomoni tidak layak untuk pembangunan gedung KDMP.

Berita Terkait

Laga Perdana Piala Suratin, Nirwana Nagekeo Tantang Tuan Rumah Persami Maumere
Yohanes Tola Deklarasikan Kesiapan Maju sebagai Calon Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026-2028
Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:48 WITA

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:27 WITA

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WITA

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA