Jaringan HAM Tantang Kapolres Sikka di Hari Bhayangkara: Kapan Joker Ditahan?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 496 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Jaringan HAM Sikka terkait kasus TPPO bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara, Senin (1/7)

Aksi Jaringan HAM Sikka terkait kasus TPPO bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara, Senin (1/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Jaringan HAM Sikka memberikan tantangan serius kepada Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata sehubungan dengan proses hukum tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di daerah itu.

Para aktifis kemanusiaan ini menggelar aksi demonstrasi di Patung Teka Iku, Senin (1/7), bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

Mereka membentang sebuah baliho yang bertuliskan Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia, Polres Sikka. Di sampingnya terlihat foto YS alias Joker, seorang pelaku TPPO yang sudah dijadikan tersangka. Pada bagian foto tersangka, terlihat sebuah kalimat menggugah: Kapan Joker Ditahan?

Aksi ini menghadirkan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK), JPIC SVD, Puslit Candraditiya, Bapikir, dan IFTK Ledalero. Selain itu hadir juga istri almarhum Jodimus Moan Kaka, beserta 4 korban TPPO yang direkrut Joker secara ilegal untuk bekerja di Kalimantan.

Jaringan HAM Sikka sengaja menggelar aksi tersebut bertepatan dengan Hari Bhayangkara. Mereka beralasan, Hari Bayangkara diyakini seluruh rakyat Indonesia bahwa telah lahir sebuah institusi yang akan berada pada garda terdepan, memberikan pengayoman, perlindungan, jaminan atas hak-hak hidup sebagai manusia Indonesia yang utuh dan sebagai warga negara Indonesia yang merdeka atas dirinya dan berdaulat atas kehidupannya.

Baca Juga :  Diterpa Angin Kencang, Pohon Rita Tumbang, Rumah Sipri Aswin di Paga-Sikka Rusak Berat

“Pada hari yang sangat bermartabat ini, kami hadir di sini untuk mengingatkan Polri agar tetap pada komitmen mempertaruhkan, nyawa sekalipun dalam tugas pengayoman, penjamin kemerdekaan dan pemenuhan hak-hak kami sebagai manusia dan sebagai warga negara,” demikian disampaikan Pater Muche Bhakang, SVD.

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Berita Terbaru