Us Bapa: Bupati Sikka Jaga Pernyataan, Jangan Bikin Gaduh

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Januari 2019 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 119 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Gorgonus Nago Bapa (tengah) didampingi Wakil-Wakil Ketua DPRD Sikka memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (31/12)

Ketua DPRD Sikka Gorgonus Nago Bapa (tengah) didampingi Wakil-Wakil Ketua DPRD Sikka memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (31/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa atau Us Bapa mengeluarkan pernyataan politik yang serius di pengujung tahun 2018. Dia mengingatkan Bupati Sikka agar menjaga pernyataan yang tidak menimbulkan kegaduhan, keresahan dan membentuk opini negatif terhadap lembaga DPRD Sikka.
Pernyataan politik itu disampaikan Us Bapa ketika menggelar konperensi pers di ruangan kerjanya, Senin (31/12), usai penetapan APBD Sikka Tahun 2019. Saat itu Us Bapa didampingi Wakil-Wakil Ketua DPRD Sikka Sufriyance Merison Botu dan Donatus David.
Politisi Partai Golkar itu mengamati pernyataan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong terkait pembahasan RAPBD Sikka TA 2019. Salah satu pernyataan Robby Idong yang dikritisi yakni dugaan persekongkolan antara DPRD Sikka dan pemerintah sebelumnya menyangkut tunjangan perumahan dan transportasi.
“Mau bilang mark-up atau persekongkolan, silakan dibuktikan. Persekongkolannya di mana? Ini yang saya bilang jangan buat pernyataan gaduh di tengah masyarakat. Jangan hanya karena pemimpin baru, lalu mencari alasan untuk menyalahkan pemimpin yang lama, karena sudah dihubung-hubungkan dengan proyek masa kepemimpinan yang lama, itu maksudnya apa?” ujar Us Bapa.

Berita Terkait:


Sebelumnya, dalam pidato politik pada paripurna penetapan APBD Sikka 2019, Us Bapa juga menyikapi situasi yang berkembang saat ini di tengah masyarakat terkait pembahasan RAPBD 2019. Dia mengatakan DPRD Sikka dan Bupati Sikka  merupakan mitra kerja yang harus saling menghormati dan menjaga kemitraan yang telah terjalin dengan baik selama ini dalam setiap penyelengaraan penerintahan.
“Karenanya setiap sikap maupun tutur kata yang akan kita sampaikan kepada masyarakat, harus dilontarkan secara mendasar, santun dan memiliki etika. Karena seorang pemimpin yang bijak harus dapat menjadikan dirinya sebagai panutan, bukan untuk menciptakan keresahan dan kegaduhan dengan pernyataan-pernyataan yang tanpa memiliki dasar pijak yang jelas. Apalagi pernyataan tersebut memiliki muatan kepentingan yang hanya mau mengkerdilkan seseorang atau lembaga,” tegas Us Bapa.
Wakil rakyat dua periode ini mengatakan pembahasan RAPBD 2019 telah berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Walaupun terjadi adu argumentasi dan saling silang pendapat dalam menyikapi beberapa program maupun kegiatan yang disampaikan pemerintah, namun dinamika tersebut menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi pembangunan di Kabupaten Sikka.
Sebelumnya Robby Idong menyinggung dugaan mark-up tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Sikka tahun 2018. Dia mengaku telah memeriksa Perbup yang lama, dan menemukan ada kesalahan yang terindikasi mark-up.
“Tetapi setelah saya periksa Perbup yang lama, itu kesalahan. Itu sudah indikasi mark up. Karena hasil survei tahun lalu pun itu Rp 6 juta, tapi mereka menetapkan Rp 10 juta, dengan dasarnya risalah DPRD. Jadi ini persekongkolan,” ujar Robby Idong kepada wartawan di Capa Resort.
Pernyataan Robby Idong ini mendapat respek positip dari pelbagai kalangan masyarakat. Diskursus pun terjadi di mana-mana, hingga melahirkan beragam komentar dan pendapat pada media-media sosial.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA