Pikiran, Air dan Cinta

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 797 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air tanah, membuat yang terlihat menjadi terlihat, momen penanaman pohon secara Simbolis oleh Penjabat Bupati Sikka di halaman Paroki Magepanda dalam rangka memperingati Hari Air Tahun 2024, Kamis (21/3)

Air tanah, membuat yang terlihat menjadi terlihat, momen penanaman pohon secara Simbolis oleh Penjabat Bupati Sikka di halaman Paroki Magepanda dalam rangka memperingati Hari Air Tahun 2024, Kamis (21/3)

KAPAL yang ditumpangi Sulaiman Bicing terguncang keras. Di penyeberangan Bali dan Lombok, laut menggelora hebat. Ia menyaksikan orang-orang yang seketika menjadi sangat religius.

Ada yang mendaraskan doa Bapak Kami, ada yang mengeluarkan Al-Quran dan ada yang berzikir. Yang lain menangkupkan tangan di dada, entah sedang berdoa dalam agama dan bahasa apa.

Tapi, orang Sumbawa itu yakin air takkan mencelakakan. Ia memunculkan niat, dan berkata, “Wahai air, selamatkan kami semua. Saya mau menikah di Jakarta“.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nyata benar, laut berhenti bergejolak. Ia “dengar” air bicara, “Silakan elus saya“. Lalu, menuruti intuisinya, ia turun dari dek dan menyentuh air.

Pengalaman ini diceritakan Sulaiman dalam diskusi bertema “Rahasia Air untuk Kemanusiaan” di Aula As-Salam, padepokan One Earth One Sky One Humankind, 12 Maret 2005.

Diskusi yang menyelami The Hidden Messages in Water karya Dr. Masaru Emoto. Ini kelanjutan dari diskusi sebelumnya di tempat yang sama tanggal 12 Februari 2005, bertopik “Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi Tsunami” — pembicara antara lain ketua presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad, dan Ulili Abshar-Abdalla.

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA