Sikka “Dikepung” Penyakit Mematikan, dari HIV/AIDS, TBC, Malaria, DBD, dan Rabies

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 756 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid P2P Dinas Kesehatan Sikka Etha Bogar membeberkan 5 penyakit serius yang mengancam nyawa warga Kabupaten Sikka, Selasa (10/12)

Kabid P2P Dinas Kesehatan Sikka Etha Bogar membeberkan 5 penyakit serius yang mengancam nyawa warga Kabupaten Sikka, Selasa (10/12)

Tantangan utama penangulangan DBD di Kabupaten Sikka yaitu pelaksanaan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyarmuk (PSN) belum dilaksanakan secara rutin  terutama sebelum musim hujan. Selain itu perilaku masyarakat membuang sampah sembarang tempat terutama sampah plastik yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes.

“Maka perlu pengelolaan sampah yang baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat terutama tidak membuang sampah sembarang tempat agar dapat memutuskan rantai penularan DBD,” ungkap Etha Bogar.

Rabies
Kabupaten Sikka merupakan kabupaten endemis Rabies dengan populasi Hewan Penular Rabies (IIPR) yang sangat tinggi, dan sering menimbulkan kematian pada manusia yang berdampak pada KLB.

Berdasarkan data tren kasus gigatan HPR terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan pada tahun 2023 dan 2024. Pada tahun 2023 terdapat 3.326 kasus gigitan dengan 6 kematian, dan.tahun 2024 terdapat 2.993 kasus gigitan dengan 6 kematian.

Inilah yang membuat Kabupaten Sikka ditetapkan KLB Rabies pada tahun 2023. Hingga Nopember 2015 terdapat 1835 dengan 1 kasus kematian. Dengan demikian status KLB belum dicabut karena masih ada kasus kematian akibat rabies pada manusia.

Baca Juga :  Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Tantangan utama penanggulangan DBD di Kabupaten Sikka yaitu implementasi pendekatan One Health belum berjalan baik. Strategi pencegahan pada hewan sebagai sumber utama penularan belum berjalan efektif, terjadi kesenjangan imunitas pada populasi HPR di mana cakupan vaksinasi pada HPR masih jauh dari standar minimal 70% sehibgga tidak terjadi kekebalan kelompok (Herd Immunity). Selain itu masih terjadinya kasus kematian pada manusia.*** (eny)

Berita Terkait

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA