Ketika DAK Gagal Wujudkan Hak Kesehatan: Alarm Konstitusi dari Puskesmas Tuanggeo

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 602 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rufolfus PR Mba Nggala

Rufolfus PR Mba Nggala

Pidana harus ditempatkan sebagai ultimum remedium. Namun jika audit menemukan kerugian negara yang disertai perbuatan melawan hukum atau kelalaian berat, hukum pidana tidak boleh dihindari.

Alarm Konstitusi
Kasus Puskesmas Tuanggeo mencerminkan kegagalan sistemik dalam perencanaan, pengendalian risiko, dan akuntabilitas kebijakan publik di wilayah kepulauan. Kepala daerah wajib menetapkan status kegagalan proyek secara terbuka. Audit menyeluruh oleh APIP dan bila perlu BPK harus dilakukan. Sanksi administratif wajib dijatuhkan jika ditemukan kelalaian jabatan. Pidana tetap menjadi ultimum remedium, tetapi tidak boleh dihindari jika terbukti terdapat kerugian negara yang disertai perbuatan melawan hukum.

Negara hukum tidak diukur dari niat baik atau laporan administratif, melainkan dari hasil yang dirasakan rakyat. Ketika fasilitas kesehatan gagal dibangun, yang gagal bukan sekadar kontraktor, melainkan negara yang lalai menjalankan mandat konstitusinya. Puskesmas Tuanggeo adalah alarm keras. Jika alarm ini diabaikan, konstitusi akan terus dilanggar dalam diam.***

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditulis oleh Rudolfus PR Mba Nggala, praktisi hukum & pegiat media sosial, tinggal di Maumere

Berita Terkait

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31 WITA

Dorong Prestasi Belajar, Yapenthom Beri Beasiswa Pendidikan kepada 6 Pelajar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Ratusan Guru Yapenthom Nyekar ke Makam Raja Don Thomas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:30 WITA

Persami Maumere di Ujung Tanduk

Senin, 27 Juli 2026 - 20:23 WITA

Sekda Sikka Alfin Parera Mendadak Diganti, Bupati: Sudah Sesuai Aturan Kepegawaian

Berita Terbaru