Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 121 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fransisco Soarez Pati

Fransisco Soarez Pati

Budaya menulis juga akan membuat kualitas diskusi politik menjadi lebih sehat. Politik lokal tidak lagi hanya dipenuhi isu pribadi, konflik kelompok, atau pertarungan jangka pendek, tetapi mulai bergerak ke arah pertukaran ide dan gagasan.

Di banyak negara maju, politisi justeru dikenal karena karya tulis dan gagasannya. Buku, artikel, jurnal, dan esai menjadi bagian penting dari kehidupan politik. Sebab menulis memaksa seseorang berpikir lebih serius, lebih hati-hati, dan lebih bertanggungjawab terhadap apa yang ia ucapkan.

Tradisi itu sebenarnya pernah hidup di Kabupaten Sikka. Salah satu contoh penting adalah almarhum EP da Gomez. Ia dikenal bukan hanya sebagai tokoh publik, tetapi juga sebagai sosok yang meninggalkan begitu banyak karya tulis, baik berupa buku maupun artikel. Pemikirannya tidak berhenti pada zamannya sendiri, tetapi terus dapat dibaca dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tokoh seperti EP da Gomez memperlihatkan bahwa seorang pemimpin daerah tidak harus hanya dikenang karena jabatan atau kekuasaan politiknya, tetapi juga karena warisan intelektualnya. Tulisan membuat gagasan tetap hidup bahkan setelah seseorang tiada.

Baca Juga :  Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Karena itu, Bupati dan Wakil Bupati juga tidak cukup hanya membuat program membaca atau gerakan “30 Menit Membaca” sebagai slogan seremonial. Sebagai pemimpin daerah, mereka seharusnya menjadi mentor sekaligus teladan intelektual bagi masyarakatnya sendiri. Seorang pemimpin yang ingin membangun budaya literasi harus terlebih dahulu memperlihatkan budaya membaca dan menulis dalam dirinya sendiri.

Magis Exemplo Quam Verbo
Dalam tradisi Latin dikenal adagium magis exemplo quam verbo, keteladanan jauh lebih berarti daripada kata-kata. Artinya, masyarakat akan lebih mudah mengikuti apa yang dilakukan pemimpinnya daripada sekadar mendengar pidatonya.

Berita Terkait

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:53 WITA

Liga 4 Seri Nasional, 3 Wakil NTT di Grup Neraka, Nagekeo Dikepung Tim Papua, Ini Hasil Drawing!

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WITA

Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:48 WITA

Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:39 WITA

70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WITA

Tim Polda NTT Kena Prank, Gula Halus Dikira Sabu, 2 Terduga Pelaku Dibebaskan

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:32 WITA

Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu

Berita Terbaru

Presiden Prabowo meresmikan Koperasi Desa Merah Putih, Sabtu (16/5)

Nasional

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA