Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 237 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fransisco Soarez Pati

Fransisco Soarez Pati

Jika Bupati, Wakil Bupati, Anggota DPRD, Kepala Dinas, Camat, hingga Kepala Desa mulai aktif menulis gagasan, artikel, catatan pembangunan, atau refleksi tentang daerahnya sendiri, maka budaya intelektual itu perlahan akan hidup di tengah masyarakat.

Tetapi jika pemimpin sendiri tidak pernah membaca, tidak pernah menulis, dan tidak pernah meninggalkan gagasan tertulis, maka sulit berharap masyarakat akan tumbuh menjadi masyarakat literer.

Sayangnya, budaya itu kini semakin jarang terlihat. Politik lokal terlalu sering bergerak tanpa tradisi intelektual yang kuat. Akibatnya, pembangunan sering berjalan tanpa arah pemikiran jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, DPRD Sikka sebenarnya bisa menjadi pelopor budaya politik baru di NTT. Setiap Anggota DPRD seyogyanya menulis minimal satu karya setiap tahun tentang isu daerah, hasil reses, problem masyarakat, atau gagasan pembangunan. Tulisan itu dapat dipublikasikan melalui website DPRD, media lokal, atau dibukukan sebagai arsip pemikiran daerah.

Bayangkan jika setiap periode lahir puluhan tulisan dari para wakil rakyat tentang Kabupaten Sikka dan Flores. Dalam jangka panjang, daerah ini tidak hanya memiliki arsip politik, tetapi juga memiliki warisan intelektual.

Seorang politisi mungkin bisa dikenang karena jabatannya. Tetapi seorang pemimpin yang menulis akan dikenang karena pikirannya. Dan sebuah daerah akan jauh lebih kuat jika wakil rakyatnya tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu meninggalkan gagasan yang tertulis untuk generasi berikutnya.***

Ditulis oleh Fransisco Soarez Pati, diaspora Sikka, tinggal di Jakarta

Berita Terkait

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial
Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende
Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka
Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:53 WITA

NTT Siapkan Arena PON 2028 Dekat Lokasi Wisata

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:02 WITA

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Berita Terbaru

Ketua MK Suhartoyo

Nasional

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Selasa, 30 Jun 2026 - 15:33 WITA