




Maumere-SuaraSikka.com: Keluarga korban pembunuhan remaja perempuan berinitial STN alias Noni menganggap kasus tersebut masih kabur. Pasalnya 5 barang bukti yang dianggap penting dalam mengungkap misteri pembunuhan hingga kini belum ditemukan atau hilang.
Lima barang bukti yang disebut hilang yakni rambut korban, handphone korban, pakaian korban, 3 jari korban yang terpotong, dan tidak adanya bercak darah pada tempat kejadian perkara. Keluarga korban menuntut agar aparat kepolisian segera mengungkap barang-barang bukti tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hilangnya barang bukti disampaikan keluarga korban saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Jumat (27/3). RDP yang dipimpin Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, dihadiri juga Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi dan Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga.
Remaja perempuan berusia 14 tahun tersebut diketahui memiliki rambut yang panjang. Namun saat jasadnya ditemukan di sebuah kali, kepalanya dalam posisi plontos, tinggal sehelai rambut saja. Begitu juga 3 jari korban dalam kondisi terpotong, padahal pelajar Kelas 2 SMP MBC Ohe tersebut memiliki jumlah jari yang lengkap sebagaimana manusia normal lainnya.
Keluarga korban mendesak penyidik meminta 3 tersangka yang sudah ditetapkan untuk menunjukkan barsng bukti yang belum ditemukan. Hemat keluarga korban, jika tersangka tidak mengetahui keberadaan barang-barang bukti tersebut, logikanya bahwa tersangka bisa lebih dari 3 orang.
Maria Yohana Nona, ibu kandung korban dengan tegas mengatakan jika penyidik tidak mampu melakukan interogasi untuk mengungkap keberadaan barang-barang bukti yang hilang, dia menyarankan agar keluarkan tersangka guna menunjuk langsung barang-barang dimaksud.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












