Manusia Unik Itu Bernama Blasius Bapa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Desember 2023 - 15:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 13,043 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Josef Blasius Bapa

Josef Blasius Bapa

Sejak muda, saat baru saja datang ke ibukota negara, Blasius Bapa terlihat sering bolos sekolah dan kuliah hanya untuk mendengarkan orasi, debat terbuka dari para maestro politik di Indonesia seperti Syahrir, Mohammad Yamin, IJ Kasimo, dan lain-lain.

Pada tahun 1971, Blasius Bapa adalah calon legislatif Partai Katolik dari Daerah Pemilihan NTT. Setelah Partai Katolik dilebur ke dalam Partai Demokrasi Indonesia, kembali pada Pemilu 1977, dia menjadi calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia.

Lima tahun kemudian, Pemilu  1982, Blasius Bapa merupakan calon tunggal dari Partai Demokrasi Indonesia untuk daerah pemilihan Timor Timur.
Daerah bekas kolonisasi Portugis yang saat itu masih sangat rawan dan bergejolak tidak melunturkan tekad dan niatnya untuk berkampanye di Lapangan Umum Kota Dilli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di depan ribuan masa Partai Demokrasi Indonesia, Blasius Bapa berorasi dengan memukau. Massa yang terlihat antusias tampak memenuhi hampir seluruh bagian Lapangan.

KBM Jaya
Bersama para tokoh masyarakat Maumere di Jakarta, Keluarga Besar Maumere Jakarta Raya atau yang lebih dikenal dengan singkatan KBM Jaya didirikan pada tanggal 18 Juni 1978, di Cililitan, Jakarta Timur. Blasius Bapa didaulat menjadi Ketua KBM Jaya.

KBM Jaya di bawah pimpinan Blasius Bapa, turut aktif dalam membantu bencana alam di Wolofeo, bencana banjir bandang di Larantuka, bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Kabupaten Sikka tahun 1992.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru